Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Sekjen PBB Desak Semua Negara Tampung Pengungsi Suriah

30 Maret 2016, 18.55.35

Sekjen PBB Desak Semua Negara Tampung Pengungsi Suriah

​Jenewa, Sentananews.com/Reuters

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa Ban Ki-moon menyerukan semua negara pada Rabu (30/3) untuk menerima hampir setengah juta pengungsi Suriah untuk kembali bermukim selama tiga tahun ke depan.

Ban, saat membuka konferensi menteri yang diselenggarakan oleh badan pengungsi PBB UNHCR di Jenewa, mengatakan: "Ini menuntut peningkatan drastis dalam solidaritas global." PBB bertujuan untuk kembali memberikan pemukiman kepada sekitar 480.000 pengungsi, sekitar 10 persen dari mereka yang sekarang berada di negara-negara tetangga, hingga akhir 2018, tapi mengakui perlu mengatasi ketakutan yang meluas dan pertikaian politik.

Ban mendesak negara-negara untuk menjaminkan jalur baru dan tambahan untuk menerima para pengungsi, seperti pemukiman kembali atau izin masuk bantuan kemanusiaan, penyatuan kembali keluarga, serta kesempatan tenaga kerja dan belajar.

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi mengatakan para pengungsi menghadapi hambatan yang meningkat untuk mendapatkan keselamatan.

"Kami harus menemukan cara untuk mengatasi krisis ini dengan cara yang lebih manusiawi, adil dan terstruktur. Itu hanya mungkin jika masyarakat internasional bersatu dan sepakat tentang bagaimana bergerak maju," kata Grandi.

Konflik lima tahun telah menewaskan sedikitnya 250.000 orang dan mendorong hampir 5 juta orang mengungsi ke luar negeri, sebagian besar ke negara tetangga Turki, Lebanon, Yordania dan Irak.

"Jika Eropa menyambut persentase yang sama dari pengungsi Lebanon dibandingkan dengan jumlah penduduknya, itu akan harus mengambil di 100 juta pengungsi," kata Grandi.

"Jika Eropa harus menyambut persentase yang sama dari pengungsi di Lebanon dibandingkan dengan jumlah penduduknya, itu akan harus membawa 100 juta pengungsi," kata Grandi.

Menteri urusan sosial Lebanon Rachid Derbas mengatakan negaranya yang memiliki empat juta penduduk berjuang untuk menampung satu juta pengungsi resmi dan satu juta lagi warga Suriah yang belum terdaftar.

"Lebanon berada di tanah rapuh dan memikul sebuah beban berat. Jika Lebanon gagal, dan dihancurkan oleh beban itu, mungkin itu sendiri menjadi sumber keprihatinan bagi Komisaris Tinggi," katanya yang memperingatkan.

Uni Eropa mencapai kesepakatan bulan ini dengan Turki, yang menampung 2,7 juta pengungsi Suriah, yang dimaksudkan untuk menghentikan migrasi illegal yang mengalir ke Eropa dengan imbalan imbalan keuangan dan keuntungan politik untuk Ankara.

Wakil Menteri Luar Negeri Turki Ali Naci Koru menyebut kesepakatan itu sebagai "pengubah permainan".

Ban, dengan mengacu pada upaya pimpinan PBB untuk mengakhiri perang, yang berlanjut di Jenewa pada April, mengatakan: "Kami sepakat penghentian permusuhan, dengan dan bertahan selama lebih dari satu bulan, namun pihak harus memperkuat dan memperluasnya menjadi gencatan senjata, dan akhirnya mencapai solusi politik melalui pembicaraan."

Editor : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...
​Teheran Bantah Persenjatai Kelompok Houthi
International
Teheran membantah telah mempersenjatai pemberontak Yaman, Houthi, yang memerangi pasukan pro-pemerintah di negara itu. Hal itu ...
​Peretasan China Terhadap AS Makin Marak
International
Pejabat intelijen Amerika Serikat mengatakan pada Selasa bahwa gerakan dunia maya China di Amerika Serikat meningkat dalam bebe...
Serbu 2 Bank, Geng Perampok di Brasil Tewaskan 12 Warga
International
Polisi di wilayah timur laut Brasil berhasil menggagalkan aksi geng perampok bersenjata yang menyerang dua bank di kota Milagre...
​AS Kecam Rusia Tangkap 3 Kapal Militer Ukraina
International
Pemerintah Amerika Serikat membela Ukraina dalam konflik terbaru dengan Rusia di pantai Crimea, Laut Azov. Washington mengataka...