Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel

19 Juni 2018, 21.37.58

​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel

Washington, sentananews.com

Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan oleh Israel.

Serangan yang terjadi pada akhir pekan lalu di wilayah Albu Kamal itu menewaskan puluhan orang dekat perbatasan Suriah dan Irak..

"Israel, bukan AS, bertanggung jawab atas serangan udara yang menewaskan puluhan orang dekat perbatasan Suriah-Irak," kata seorang sumber militer AS yang berbicara dalam kondisi anonim.

"Pentagon akan segera "keluar" untuk menyatakan secara terbuka bahwa mereka tidak terlibat dalam serangan itu," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (19/6).

Sebelumnya diwartakan, media pemerintah Suriah menyebut koalisi AS telah melakukan serangan terhadap basis pemerintah Suriah di bagian timur negara itu.

Dalam laporannya, media pemerintah Suriah menuturkan, serangan itu terjadi di daerah al-Harra, yang berada di tenggara Albu Kamal. Namun, mereka tidak memberikan rincian mengenai jumlah korban dalam serangan ini.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh kelompok milisi yang mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad. Kelompok milisi itu menyatakan koalisi pimpinan AS melakukan serangan itu dengan menggunakan sebuah drone.

Pusat komando koalisi kemudian menyatakan, tidak ada jet tempur koalisi pimpinan yang melakukan operasi militer di wilayah Deir ez-Zor, khususnya di wilayah Albu Kamal.

Bantahan serupa juga disampaikan oleh Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon. "Itu bukan serangan koalisi AS," kata juru bicara Pentagon, Adrian Rankine-Galloway.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...
​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya
International
Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di sem...
​Abaikan China, AS Resmikan "Kedutaan" di Taiwan
International
Amerika Serikat akan meresmikan kantor baru perwakilan senilai 250 juta dolar AS di ibu kota Taiwan, Selasa, kedutaan "de facto...
​Hadiri KTT AS-Korut, Trump Tiba di Singapura
International
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba di Singapura pada Minggu (10/6), menjelang KTT bersejarahnya dengan Pemimpin Ko...
​Liga Arab Minta Internasional Hentikan Pelanggaran Israel
International
Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit menyerukan upaya internasional efektif untuk menghentikan peningkatan pelanggar...
​G7 Pastikan Program Nuklir Iran untuk Kepentingan Damai
International
Para pemimpin negara G7 berjanji untuk memastikan program nuklir Iran untuk kepentingan damai. Hal itu tertuang dalam pernyataa...