Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Serangan Udara, 16 Orang Tewas di Penjara Idlib Suriah

26 Maret 2017, 16.53.55

​Serangan Udara, 16 Orang Tewas di Penjara Idlib Suriah

Beirut, Sentananews.com

Setidaknya 16 orang tewas akibat serangan udara di sebuah penjara di kota Idlib, Suriah pada Jumat.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Organisasi Pemantau Hak Asasi Manusia Untuk Perang Suriah yang berbasis di Inggris, pada Sabtu (25/3), seperti dilaporkan Reuters.

Idlib adalah salah satu benteng yang paling penting bagi pemberontak, termasuk faksi jihad, yang berusaha untuk menggulingkan Presiden Bashar al-Assad. Angkatan udara Suriah bersama dengan sekutunya Rusia, telah beberapa kali membombardir para pemberontak di lokasi itu.

Organisasi pemantau mengatakan bahwa mereka menerima informasi, beberapa dari mereka yang tewas ditembak mati saat mencoba melarikan diri dari penjara setelah serangan udara menghantam tempat itu. Dua sipir penjara termasuk di antara 16 korban yang tewas.

Idlib yang terletak di barat laut Suriah, memiliki populasi pengungsi yang meningkat jumlahnya, banyak dari mereka meninggalkan tempat-tempat yang dikuasai pemberontak di negara itu setelah tentara Suriah dan sekutunya memaksa mereka untuk menyerah.

Beberapa bagian daerah di Idlib dikendalikan oleh pemberontak yang didukung Turki, termasuk faksi yang berperang di bawah bendera Tentara Kebebasan Suriah, sementara di daerah-daerah lainnya didominasi oleh kelompok garis keras Ahrar al-Sham dan kelopok-kelompok lainnya yang tergabung dalam aliansi Tahrir al Sham.

Tahrir al-Sham adalah bagian dari bekas kelompok Nusra, yang secara resmi mengumumkan dirinya sebagai cabang Al Qaeda di Suriah hingga 2016, saat itu, mereka mengakhiri kesetiaannya kepada organisasi pemberontak internasional.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

  India Beli S-400 Rusia, Pakistan Uji Rudal Nuklir
International
Pakistan berhasil menguji coba peluru kendali (rudal) Ghauri yang dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir dengan jangk...
​Saudi, UEA dan Mossad Sekongkol Ingin Ganti Rezim Iran
International
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir, Duta Besar UEA untuk Washington Yousef al-Otaiba dan Direktur Mossad Yossi Cohen...
 Parade Militer Iran Diserang Dua Pria Bersenjata, 8 Tewas
International
Dua pria bersenjata menyerang parade militer di kota Ahvaz, Iran barat daya, Sabtu (22/9). Serangan tersebut menewaskan sedikit...
Bawa Rudal Berpandu, Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam
International
Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Carney, yang membawa peluru kendali (rudal) berpandu telah memasuki Laut Hitam. Armada K...
China Tahan Sejuta Warga Uighur di Kamp Rahasia
International
Tabloid yang dikelola negara China mengklaim pemerintah telah mencegah "tragedi besar" di Xinjiang dengan memperjuangkan keaman...
​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel
International
Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan o...
​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...