Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Terkait Serangan Klub Malam, Dua Warga Uighur Ditangkap

15 Jan. 2017, 15.15.59

​Terkait Serangan Klub Malam, Dua Warga Uighur Ditangkap

Ankara, Sentananews.com

Dua warga China asal Uighur ditangkap pada Jumat karena dicurigai mempunyai hubungan dengan penembakan massal di sebuah klub malam Istanbul pada perayaan malam tahun baru, menurut kantor berita negara Anadolu.

Dua tersangka, Omar Asim dan Abuliezi Abuduhamiti, yang berwarganegara China, tetap berada dalam tahanan dengan tuduhan menjadi anggota organisasi teroris bersenjata, dan membantu dalam pembunuhan 39 orang.

Pemerintah Turki pekan lalu mengatakan orang yang membunuh 39 orang dalam serangan terhadap sebuah klub malam Istanbul mungkin berasal dari etnis Uighur.

ISIS yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu mengatakan itu adalah pembalasan atas keterlibatan militer Turki di Suriah.

Kantor berita Anadolu juga mengatakan sejauh ini 35 orang telah ditahan dalam kaitannya dengan serangan itu. Warga Uighur di antara mereka yang ditahan, kata laporan media lokal.

Uighur adalah wilayah yang sebagian besar warganya adalah Muslim, kelompok minoritas yang berbahasa Turki di China bagian barat dengan masyarakat diaspora yang secara signifikan tersebar di Asia Tengah dan Turki.

Tersangka tersebut, yang tidak diumumkan namanya oleh pihak berwenang, memasuki klub malam eksklusif Reina, melepaskan tembakan dengan menggunakan senapan otomatis, melemparkan granat kejut untuk memberi waktu mengisi ulang senapan dan menembak korban yang terluka.

Di antara mereka yang tewas dalam serangan itu adalah warga Turki dan pengunjung dari beberapa negara Arab, India dan Kanada.

Insiden itu mengingatkan orang pada serangan oleh penyerang-penyerang di tempat pertunjukan musik Bataclan Paris pada November 2015, yang bersama dengan serangan-serangan terhadap bar-bar dan rumah-rumah makan, membunuh 130 orang.

Dewan Keamanan (DK) PBB mengutuk serangan tersebut. "Anggota Dewan Keamanan mengutuk dengan sekeras-kerasnya serangan kejam dan barbar tersebut di satu klub malam di Istanbul, pada 1 Januari," kata pernyataan pers Dewan Keamanan.

"Mereka menyampaikan belasungkawa dan simpati mereka yang paling dalam kepada keluarga korban dan Pemerintah Turki dan mendoakan cepat pulih sepenuhnya mereka yang cedera," kata pernyataan tersebut.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Serbu 2 Bank, Geng Perampok di Brasil Tewaskan 12 Warga
International
Polisi di wilayah timur laut Brasil berhasil menggagalkan aksi geng perampok bersenjata yang menyerang dua bank di kota Milagre...
​AS Kecam Rusia Tangkap 3 Kapal Militer Ukraina
International
Pemerintah Amerika Serikat membela Ukraina dalam konflik terbaru dengan Rusia di pantai Crimea, Laut Azov. Washington mengataka...
​Trump dan Putin Bahas Perjanjian Senjata Nuklir di Paris
International
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Prtesiden Rusia Vladimir Putin membahas sejumlah masalah, termasuk Traktat Pasu...
​China Pamer Rudal Jet Tempur Siluman J-20
International
Untuk pertama kalinya, China menunjukkan rudal yang dipasang pada jet tempur siluman J-20 di depan publik pada hari Minggu lalu...
​Dikeluhkan Warga, 300 Polisi Rusia Dipecat
International
Menteri Dalam Negeri Rusia, Vladimir Kolokoltsev mengungkapkan, bahwa pihak kepolisian Rusia harus memecat sekitar 300 petugas ...
Penembakan Bar di California 12 Tewas Termasuk Polisi
International
Seorang pria bersenjata membunuh 12 orang, termasuk wakil sheriff, setelah melepaskan tembakan di sebuah bar di Southern Califo...
  India Beli S-400 Rusia, Pakistan Uji Rudal Nuklir
International
Pakistan berhasil menguji coba peluru kendali (rudal) Ghauri yang dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir dengan jangk...
​Saudi, UEA dan Mossad Sekongkol Ingin Ganti Rezim Iran
International
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir, Duta Besar UEA untuk Washington Yousef al-Otaiba dan Direktur Mossad Yossi Cohen...
 Parade Militer Iran Diserang Dua Pria Bersenjata, 8 Tewas
International
Dua pria bersenjata menyerang parade militer di kota Ahvaz, Iran barat daya, Sabtu (22/9). Serangan tersebut menewaskan sedikit...