Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Tren Kebaya 2015 Elegan dengan Warna Lembut dan Detail Aplikasi

15 Jan. 2015, 18.20.23

Tren Kebaya 2015 Elegan dengan Warna Lembut dan Detail Aplikasi

KEBAYA berpotongan simpel dengan permainan detail aplikasi mewarnai tren 2015. Kesan elegan tetap hadir dari paduan warna seirama.

Desainer Ferry Setiawan mengatakan, tren tersebut sudah mulai disukai di penghujung 2014 lalu. "Warna-warna lembut itu masih akan mewarnai 2015. ujar desainer papan atas ini.

Belum beranjak dari tahun sebelumnya, potongan simpel tetap banyak diminati. Hal ini mengingat pergeseran masyarakat urban yang lebih melihat dari segi kepraktisan.

Dikatakan, kuncinya ada pada cutting yang menonjolkan siluet tubuh. Diakui tidak gampang membuat model kebaya ini. "Memang kesannya mudah, tapi jangan salah, tidak semua dapat menghadirkan cutting 'sederhana' ini dengan pas," ujar desainer asal Semarang ini.

Dari potongan-potongan simpel ini, jiwa seni sang desainer justru lebih diasah. Kesan 'datar' dari potongan sederhana pun tersapu dengan detail aplikasi yang dibubuhkan pada beberapa bagian kebaya. "Di 2015, payet-payet kita kurangi, diganti dengan aplikasi tiga dimensi, seperti bunga yang benar-benar kita bikin timbul, kelopaknya, bagian-bagian lainnya ditampakkan. Kita lebih banyak bermain di detail aplikasi pokoknya," terangnya.

Namun demikian, ujarnya, penempatan aplikasi tiga dimensi tersebut juga tidak sembarangan. Hanya pada bagian-bagian tertentu. Seperti di bahu, sekitar dada, bagian belakang. Penempatannya dipaskan dengan karakter pemakai, dan tidak sampai menutupi keseluruhan kebaya.

Sedangkan untuk pemilihan warna, bagi perempuan Asia berkulit sawo matang, kebaya dengan warna-warna natural dan lembut akan menonjolkan kesan elegan. "Sekali lagi, dengan warna-warna lembut ini tinggal kita bermain di aplikasi saja, maka sudah cukup menonjolkan sisi feminine serta elegan dari wanita," ujarnya.


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Bawa Rudal Berpandu, Kapal Perang AS Masuk Laut Hitam
International
Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Carney, yang membawa peluru kendali (rudal) berpandu telah memasuki Laut Hitam. Armada K...
China Tahan Sejuta Warga Uighur di Kamp Rahasia
International
Tabloid yang dikelola negara China mengklaim pemerintah telah mencegah "tragedi besar" di Xinjiang dengan memperjuangkan keaman...
​AS: Serangan Atas Basis Militer Suriah Tanggungjawab Israel
International
Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa serangan terhadap basis militer Suriah dan basis milisi pro-pemerintah Suriah dilakukan o...
​AS Dituding Serang Basis Militer Suriah
International
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap basis militer ...
​Gencatan Senjata Diwarnai Bom Bunuh Diri, 21 Tewas
International
Aksi bom bunuh diri mengguncang Afghanistan timur di tengah perayaan gencatan senjata dalam rangka Idul Fitri. Sedikitnya 21 or...
​​Pangkas Subsidi, Mesir Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
International
Mesir memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 50 persen menyusul imbauan International Monetary Fund (...
Papua Nugini Rusuh, Pemerintah Tetapkan Keadaan Darurat
International
Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan bersenjata untuk memulihkan keter...
​Lagi AS Bombardir Basis Al-Qaeda di Libya
International
Komando Amerika Serikat (AS) di Afrika atau AFRICOM menyatakan mereka kembali melakukan serangan terhadap basis al-Qaida di sem...
​Abaikan China, AS Resmikan "Kedutaan" di Taiwan
International
Amerika Serikat akan meresmikan kantor baru perwakilan senilai 250 juta dolar AS di ibu kota Taiwan, Selasa, kedutaan "de facto...