Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Wall Street Menguat Dipicu Pernyataan Trump

11 Feb. 2017, 18.38.17

​Wall Street Menguat Dipicu Pernyataan Trump

New York, Sentananews.com

Wall Street mempertahankan kenaikannya pada Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan semua tiga indeks utama memperbarui rekor tertinggi hari sebelumnya, karena investor menyambut janji Presiden Donald Trump untuk meluncurkan rencana pemotongan pajak dalam beberapa minggu mendatang.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 96,97 poin atau 0,48 persen menjadi ditutup pada 20.269,37 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 naik 8,23 poin atau 0,36 persen menjadi berakhir di 2.316,10 poin, dan indeks komposit Nasdaq bertambah 18,95 poin atau 0,33 persen menjadi ditutup pada 5.734,13 poin.

Para analis mengatakan pernyataan Trump dan implikasi dari langkah itu segera memacu pasar.

Di sisi ekonomi, harga impor AS naik 0,4 persen pada Januari, menyusul kenaikan 0,5 persen pada Desember, menurut Departemen Tenaga Kerja AS, Jumat.

Harga ekspor AS meningkat 0,1 persen pada Januari, setelah naik 0,4 persen bulan sebelumnya.

Di luar negeri, ekuitas Eropa meningkat secara luas pada Jumat (10/2) di tengah laporan-laporan laba. Indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik tipis 0,21 persen, sedangkan indeks acuan FTSE-100 Inggris naik 0,40 persen.

Di Asia, saham-saham Tokyo naik pada Jumat (10/2), dengan indeks Nikkei maju 2,49 persen, karena sentimen pasar didukung oleh pernyataan Trump tentang pemotongan pajak.

Untuk minggu ini, semua tiga indeks utama membukukan keuntungan yang kuat, dengan Dow, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 1,0 persen, 0,8 persen dan 1,2 persen, demikian laporan Xinhua.

Editor: Syarief Lussy



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pompeo: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Hanya Perubahan Taktik​
International
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan, bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam mi...
Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang
International
Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pa...
​Rouhani Kecam 'Komplotan' AS di Kasus Venezuela
International
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuduh Amerika Serikat (AS) berkomplot melawan pemerintahan Nicolas Maduro dan rakyat di Venezu...
​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri
International
Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengab...
​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...