Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​WNI di Eropa Aksi Simpatik untuk Ahok

15 Mei 2017, 11.05.20

​WNI di Eropa Aksi Simpatik untuk Ahok

London, Sentananews.com

Warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Eropa seperti di Inggris, Belanda, menggelar aksi simpati untuk Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, dengan menyalakan lilin, menyanyikan lagu nasional Indonesia dan memakai busana hitam atau merah dan putih.

Aksi yang digelar di obyek wisata kota London, komedi putar raksasa London Eye dekat jam gadang "big ban," diprakasai diaspora Indonesia yang ada di London Cathy Lelengboto bersama rekan-rekan nya yang tergabung dalam komunitas Bara JP London juga diikuti oleh warga asing.

Sementara itu aktivis Lenah Susianty, mantan wartawan BBC Indonesia menyampaikan sebagian masyarakat Indonesia yang bermukim di Britania Raya (UK) dan Irlandia Sabtu malam berkumpul di area London Eye, London, untuk menyatakan dukungan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan pada Pancasila.

Menurut Lenah Susianty, mereka menyesalkan dijatuhinya hukuman penjara terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan menggunakan Pasal 156a. "Kami melihat keganjilan dengan digunakannya pasal penistaan agama ini oleh hakim padahal jaksa penuntut pun tidak menuntut pasal ini," ujar Lenah.

"Kami ingin menyatakan solidaritas kami terhadap Bapak Ahok dan kami percaya bahwa Bapak Ahok tidak bersalah," ujar Lenah dalam keterangannya kepada Antara London, Minggu.

Sementara itu malam solidaritas untuk Indonesia di Belanda digelar di beberapa kota. "Sama seperti di Indonesia, masyarakat Indonesia di Belanda juga menggelar acara bakar lilin menunjukkan keprihatinan akan situasi di tanah air," ujar Bari Muchtar dari beritabelanda.com.

Acara yang juga disebut 1000 Lilin Untuk Indonesia itu digelar hari Sabtu pukul 20.00 di Damrak, Amsterdam. Acara serupa juga akan digelar di Den Haag dan Groningen.

Namun yang sudah pasti akan digelar juga di Utrecht. "Kami yang jengah dan prihatin akan situasi politik dan sistem peradilan di Indonesia ingin menunjukkan dukungan terhadap saudara-saudara kita di Indonesia dengan aksi spontan: Menolak Bungkam," demikian Rina Sitorus dalam selebaran.

Acara aksi itu antara lain diisi dengan nyanyi bersama, bakar lilin, membaca puisi dan lain-lain. Sedangkan acara di Utrecht diadakan hari Minggu di Stadshuisbrug plein, Stadhuisbrug, Utrecht.

Aksi yang digelar sebagai bentuk simpati untuk Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, juga digelar di beberapa kota di Eropa lainnya serta di Helsinki (Finland), Frankfurt dan Bonn di Jerman, Swiss, serta di Paris, yang di prakasai Wulan Chaniago.@

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pompeo: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Hanya Perubahan Taktik​
International
Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan, bahwa penarikan pasukan AS seperti yang direncanakan bukan perubahan dalam mi...
Bendungan di Brasil Jebol, 115 Orang Tewas 248 Hilang
International
Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pa...
​Rouhani Kecam 'Komplotan' AS di Kasus Venezuela
International
Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuduh Amerika Serikat (AS) berkomplot melawan pemerintahan Nicolas Maduro dan rakyat di Venezu...
​Bunuh Lima Orang, Pria Bersenjata di Florida Serahkan Diri
International
Seorang pria bersenjata membunuh lima orang di sebuah bank di Florida tengah pada Rabu kemudian menghubungi polisi untuk mengab...
​Gelombang Panas Renggut Tujuh Nyawa di Australia
International
Gelombang panas yang mencengkeram Australia selama tujuh hari terakhir telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Gelombang...
​Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Suriah
International
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) pertama telah meninggalkan sebuah pangkalan di Sutiah timur laut pasca Presiden Donald T...
​Amerika Serikat Dilanda Badai Salju
International
Badai salju selepas Natal mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal di Amerika Serikat (AS). Akibatnya ribuan wisatawan terj...
​Telepon Erdogan Jadi Penyebab Mundurnya Menhan AS
International
Panggilan telepon yang dilakukan Presiden Turki, Tayyip Erdogan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai sit...
​Turki: Konstitusi Suriah Diatur Negara Lain
International
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu melemparkan kritikan keras kepada negara-negara lain yang berusaha untuk merancang ...