Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Bahaya Hidupkan Mimpi Jadi Nyata

17 April 2015, 10.25.12

Bahaya Hidupkan Mimpi Jadi Nyata

Jakarta, sentananews.com

RBD atau sering disebut "Tidur Berjalan" sering terjadi di masyarakat dan sangat berbahaya apabila mempunyai mimpi buruk karena orang yang ditemui akan bisa di lukai karena orang itu tidak tau apa yang sebenarnya terjadi sebab semua dibawah sadar begitu juga yang mengalami mimpi itu juga bisa celaka.

Orang yang kerap 'menghidupkan' mimpinya disebut ilmuwan mengidap sebuah gangguan tidur langka bernama 'rapid eye movement sleep behavior disorder' atau lebih akrab disebut RBD. Gejala utama RBD adalah seseorang bisa bergerak meskipun ia berada dalam tahapan tidur terdalam yaitu rapid eye movement (REM).

Pada fase inilah sebagian besar mimpi terjadi. Kendati demikian di fase ini otot-otot tubuh seseorang seharusnya lumpuh sehingga ia tak mungkin bisa bergerak sama sekali.

Dengan kata lain, penderita RBD diduga mengalami kegagalan fungsi otak sehingga mereka bisa bergerak ketika memasuki tahapan REM saat tidur, lantas 'menghidupkan' mimpinya. Bagi penderita RBD, mimpi mereka juga sangat nyata, dan cara mereka 'menghidupkan' juga beragam. Bisa berupa gerakan tangan kecil hingga aksi kekerasan seperti memukul, menendang atau turun dari tempat tidur.

"Ini tentu membahayakan bila penderitanya punya pasangan. Namun ini berbeda dengan sleepwalking," kata peneliti, Dr Michael Howell, pakar ilmu saraf dari University of Minnesota, Minneapolis.

Howell menambahkan RBD hanya ditemukan pada 0,5 persen populasi atau 35 juta orang saja di penjuru dunia. Namun penelitian Howell terbaru mengungkap bahwa RBD merupakan gejala awal dari penyakit saraf mematikan yakni Parkinson. Demikian seperti dikutip dari Huffington Post, Jumat (17/4/2015).

Penulis : Muryat



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Perilaku Berbeda Konsumsi di Luar dan di Dalam Rumah
Lifestyle
Account Director Kantar World Panel Indonesia, Andi Siswanto mengatakan, terdapat dua perilaku yang berbeda untuk konsumsi di l...
​Pertumbuhan Konsumsi di Luar Rumah Naik 61 Persen
Lifestyle
Hasil survei yang dilakukan perusahaan riset pasar Kantar Worldpanel Indonesia mengungkapkan, bahwa masyarakat Indonesia maupun...
​Kalori Saat Natal Bisa Naik 3 Kali Lipat
Lifestyle
Sebuah penelitian menunjukkan rata-rata orang mengkonsumsi hampir 7000 kalori saat Natal. Jumlah ini lebih besar tiga kali lipa...
Cegah Penyebaran Kuman Dengan Cuci Tangan
Lifestyle
Penyebaran virus atau kuman saat liburan cukup tinggi. Tak jarang hal ini sering mengganggu perjalanan libur seseorang, bahkan ...
5 Penyebab Pekerja Kantoran Gemuk
Lifestyle
PARA pekerja kantoran berat badannya cepat naik karena berbagai faktor. Anda harus mengenalinya supaya bisa mencegah. Berikut a...
Donor Darah Rutin Cegah Angka Kematian Ibu
Lifestyle
SEMAKIN tahun, angka kematian ibu di Indonesia jumlahnya bertambah. Salah satu penyebabnya dipicu oleh kekurangan darah atau an...
​Konsumsi Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Jahat
Lifestyle
ORANG yang tinggal di kota sibuk cenderung memiliki pola hidup yang tidak sehat. Fast Food, merokok, atau minuman beralkohol cu...
​Hati-hati, Pria Lebih Sering Kena Batu Ginjal
Lifestyle
LAKI-laki dewasa muda sangat rentan menderita penyakit. Salah satunya yaitu batu ginjal, terutama bagi mereka yang tidak menjal...
Pilihan Wisata Religi, Datanglah ke Marunda
Lifestyle
BICARA soal Marunda, yang terlintas di benak Anda mungkin rumah susun (rusun) yang memicu banyak pro dan kontra. Padahal, kawas...