Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Gejala Awal Dari Obesitas

9 April 2015, 12.13.15

Gejala Awal Dari Obesitas

Jakarta, sentananews.com

Menjaga berat badan ideal, bukan semata karena ingin penampilan menarik atau indah dipandang. Menjaga keseimbangan bobot badan kini harus dilakukan untuk melindungi tubuh dari beberapa gangguan kesehatan, salah satunya, obesitas.

Mencegah datangnya obesitas, bukanlah hal yang mudah, namun bisa dimulai dengan mengenali gejala awalnya, apa saja? Berikut ulasannya, menurut Times of India.

Napas pendek

Gejala awal dari obesitas, bisa diketahui dengan rasa sesak yang sering dirasakan ketika Anda melakukan aktivitas. Sesak tersebut bukan dikarenakan gangguan pernapasan, namun karena napas Anda menjadi lebih pendek dari biasanya. Napas pendek ini, disebabkan tumpukan lemak yang menghalagi peredaran udara di dalam tubuh, yang membuat napas pendek dan cenderung terengah-engah. Lakukan olahraga seperti renang, atau lari, dirasa mampu memerkecil gejalanya.

Nyeri lutut

Tumpukan lemak yang berlebih dalam tubuh, akan membuat beban yang juga berlebih. Terutama pada bagian persendian kaki, seperti lutut. Hal ini akan menyebabkan rasa nyeri pada lutut saat berjalan atau berdiri lama. Dalam jangka panjang, beban tubuh juga akan bisa mengubah postur tubuh orang.

Mendengkur

Seseorang dengan obesitas, juga akan memiliki gangguan pada tidurnya, salah satunya meningkatnya intensitas seseorang untuk mendengkur. Mendengkur dapat disebabkan adanya lapisan tipis diantara leher dan tenggorokan yang mengeluarkan suara ketika Anda bernapas. Obesitas, akan memperbesar risiko Anda dalam terkena gangguan ini.

Tekanan darah tinggi

Memiliki bobot tubuh berlebih, selain memicu penyakit obesitas, juga bisa memberikan dampak lain yakni meningkatnya tekanan darah dalam tubuh. Obesitas dan tekanan darah yang tinggi, adalah kedua gangguan yang memiliki hubungan sebab akibat, yang juga bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan lain seperti diabetes dan gangguan ginjal.

Siklus haid tidak teratur

Obesitas juga dapat memengaruhi siklus menstruasi Anda. Hal ini terjadi karena obesitas memberikan risiko adanya gangguan pada sistem kerja ovarium Anda. Selain itu, obesitas juga bisa memengaruhi kerja hormon dalam tubuh, yang dapat membuat jadwal haid menjadi tak teratur.

Penulis: Yudhi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Fashion Show Kain Tenun Khas OH Boutique Dipamerkan
Lifestyle
DIDAMPINGI Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang juga isteri Wakil Presiden RI, Mufidah Kalla, ibu Negara Iriana Joko ...
​Ny.Wahyu Yudhayana Pimpin Persit KCK Kodim 0501/JP BS
Lifestyle
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah Jaya Ny.Wiwik Joni Supriyanto memimpin acara serah terima jabatan Ketua Per...
​Jasa Marga Lepas 23 SMN Kaltim Menuju Bali
Lifestyle
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. kembali mensukseskan program BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) tahun 2018, program yang diinisiasi ol...
Vaksinasi Berperan Penting Menuju Dunia yang Lebih Sehat
Lifestyle
Vaksin masih memiliki peran yang signifikan dalam membuat dunia menjadi lebih sehat. Vaksinasi melindungi diri kita sendiri. Ka...
Perilaku Berbeda Konsumsi di Luar dan di Dalam Rumah
Lifestyle
Account Director Kantar World Panel Indonesia, Andi Siswanto mengatakan, terdapat dua perilaku yang berbeda untuk konsumsi di l...
​Pertumbuhan Konsumsi di Luar Rumah Naik 61 Persen
Lifestyle
Hasil survei yang dilakukan perusahaan riset pasar Kantar Worldpanel Indonesia mengungkapkan, bahwa masyarakat Indonesia maupun...
​Kalori Saat Natal Bisa Naik 3 Kali Lipat
Lifestyle
Sebuah penelitian menunjukkan rata-rata orang mengkonsumsi hampir 7000 kalori saat Natal. Jumlah ini lebih besar tiga kali lipa...
Cegah Penyebaran Kuman Dengan Cuci Tangan
Lifestyle
Penyebaran virus atau kuman saat liburan cukup tinggi. Tak jarang hal ini sering mengganggu perjalanan libur seseorang, bahkan ...
5 Penyebab Pekerja Kantoran Gemuk
Lifestyle
PARA pekerja kantoran berat badannya cepat naik karena berbagai faktor. Anda harus mengenalinya supaya bisa mencegah. Berikut a...