Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Kalori Saat Natal Bisa Naik 3 Kali Lipat

25 Des. 2017, 23.06.11

​Kalori Saat Natal Bisa Naik 3 Kali Lipat

Jakarta, sentananews.com

Sebuah penelitian menunjukkan rata-rata orang mengkonsumsi hampir 7000 kalori saat Natal. Jumlah ini lebih besar tiga kali lipat dibandingkan jumlah kalori yang disarankan dalam satu hari. Kalori ini didapat dari makanan, seperti kalkun panggang, pancake, kue serta makanan khas lainnya.

"Ini tentunya memiliki risiko sendiri. Kalori yang tidak terbakar dan dibuang akan mengendap di tubuh dan membuat Anda berisiko mengalami obesitas dan berat badan berlebih," kata Mary Hartley, pakar diet dan nutrisi asal Amerika seperti dilansir dari ABCnews.

Kebiasaan mengkonsumsi pancake, sosis dan segelas jus jeruk saat sarapan menghasilkan 110 kalori. Menurut Mary, saat Natal biasanya makan siang dihilangkan dan diganti dengan makan malam yang lebih awal.

Namun saat siang, kue kering dan minuman eegnog disajikan untuk mengatasi lapar di siang hari. Kalori yang dihasilkan dari menu tersebut pun mencapai 775 kalori.

Sementara, untuk menemani sore hari, makanan ringan seperti keripik, kacang hingga brownies yang menghasilkan 1190 kalori.

Sayang, tanpa disadari suasana yang menyenangkan sering kali membuat seseorang lupa dan makan lebih banyak, bahkan mencapai 1730 kalori. Kondisi ini diperparah dengan mengkonsumsi hidangan penutup.

Sebagai hidangan penutup setelah makan malam bersama, biasanya disuguhkan kue manis dan es krim. Makanan ini pun bisa menghasilkan 1160 kalori apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

"Ditambah dengan roti atau bagel untuk menemani nonton televisi di malam hari, kalori yang dihasilkan satu orang saat natal bisa mencapai 6700 hingga 7000. Ini sangat tidak sehat," pungkasnya.

Editor: Firman


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Vaksinasi Berperan Penting Menuju Dunia yang Lebih Sehat
Lifestyle
Vaksin masih memiliki peran yang signifikan dalam membuat dunia menjadi lebih sehat. Vaksinasi melindungi diri kita sendiri. Ka...
Perilaku Berbeda Konsumsi di Luar dan di Dalam Rumah
Lifestyle
Account Director Kantar World Panel Indonesia, Andi Siswanto mengatakan, terdapat dua perilaku yang berbeda untuk konsumsi di l...
​Pertumbuhan Konsumsi di Luar Rumah Naik 61 Persen
Lifestyle
Hasil survei yang dilakukan perusahaan riset pasar Kantar Worldpanel Indonesia mengungkapkan, bahwa masyarakat Indonesia maupun...
Cegah Penyebaran Kuman Dengan Cuci Tangan
Lifestyle
Penyebaran virus atau kuman saat liburan cukup tinggi. Tak jarang hal ini sering mengganggu perjalanan libur seseorang, bahkan ...
5 Penyebab Pekerja Kantoran Gemuk
Lifestyle
PARA pekerja kantoran berat badannya cepat naik karena berbagai faktor. Anda harus mengenalinya supaya bisa mencegah. Berikut a...
Donor Darah Rutin Cegah Angka Kematian Ibu
Lifestyle
SEMAKIN tahun, angka kematian ibu di Indonesia jumlahnya bertambah. Salah satu penyebabnya dipicu oleh kekurangan darah atau an...
​Konsumsi Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Jahat
Lifestyle
ORANG yang tinggal di kota sibuk cenderung memiliki pola hidup yang tidak sehat. Fast Food, merokok, atau minuman beralkohol cu...
​Hati-hati, Pria Lebih Sering Kena Batu Ginjal
Lifestyle
LAKI-laki dewasa muda sangat rentan menderita penyakit. Salah satunya yaitu batu ginjal, terutama bagi mereka yang tidak menjal...
Pilihan Wisata Religi, Datanglah ke Marunda
Lifestyle
BICARA soal Marunda, yang terlintas di benak Anda mungkin rumah susun (rusun) yang memicu banyak pro dan kontra. Padahal, kawas...