Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Trik Menyatukan Perbedaan Pendapat Suami-Istri

23 Okt. 2015, 15.22.04

Trik Menyatukan Perbedaan Pendapat Suami-Istri

Jakarta, sentananews.com

Perbedaan pendapat dalam semua rumah tangga memang sulit untuk disatukan. Namun, ada saat-saat dimana perbedaan itu bisa disatukan dengan cara saling menghargai. Lantas, bagaimana cara menyatukan perbedaan pendapat tanpa harus terjadi pertengkaran?

Pernikahan membutuhkan kompromi sehat. Sangat penting bagi pasangan memiliki mimpi bersama, tapi berdasarkan kepribadian yang berbeda, mimpi satu pasangan bisa menjadi mimpi buruk bagi pasangan yang lain.

Misalnya, "impian" menonton acara televisi. Pria ingin menonton bola, namun bagi wanita itu merupakan mimpi buruk. Sementara sebaliknya, keinginan wanita adalah menyaksikan serial drama. Ini baru contoh kecil, di luar sana masih banyak masalah lain yang sulit dikompromikan.

Pasangan yang belajar dari kejadian ini pasti berusaha kompromi, karena mereka telah menemukan kebenaran yang penting dalam pernikahan, tidak pernah ada "pemenang" dan "pecundang." Anda akan menang bersama atau kalah bersama, sehingga yang harus dilakukan adalah mencari ide solusi.

Berikut solusi ide yang bisa menjadi pertimbangan pasangan suami-istri memiliki impian berbeda.

1. Menghargai prinsip

Ada nilai dan prioritas pokok yang perlu dipertimbangkan ada pula yang tidak. Suami dan istri harus menyadari area ini. Mengalah adalah rahmat, selama prisip yang dikalahkan bukan sesuatu yang signifikan. Egois menentukan pilihan warna cat ruang tamu benar-benar tak layak diperjuangkan.

2. Nilai keintiman dan rahasia

Merahasiakan sesuatu demi mendapatkan keinginan merupakan cara ekstrim dalam pernikahan. Itu sama saja "menghukum" pasangan, seperti menyabotase keintiman. Pernikahan membutuhkan komunikasi transparan dan jujur sepanjang waktu, terutama saat terjadi perselisihan.

3. Menghargai pasangan

Seharusnya Anda lebih bangga ketika mampu menghargai pasangan, bukan ketika keinginan Anda tercapai karena keegoisan. Kebanggaan mungkin merupakan kekuatan yang paling beracun dalam pernikahan. "Kerendahan hati" bukan berarti tidak memikirkan diri sendiri. Demikian dilansir Familyshare.

Editor : Helfansyah


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

dr. Ayu Widyaningrum Raih 3 Penghargaan dari PRI
Lifestyle
Jakarta, sentananews.comDokter Ayu Widyaningrum saat ini merasa bersyukur dan berbangga hati, karena dirinya berhasil meraih ti...
Lapor Bawaslu, ACTA: Amplop Luhut ke Kiai Langgar Aturan
Lifestyle
Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) berkukuh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan melanggar aturan pemilu d...
Mawar de Jongh Brand Ambassador Baru Marina
Lifestyle
Jakarta, sentananews.comBanyak perempuan Indonesia hanya fokus menjaga kesehatan dan kecerahan kulit wajah, namun cenderung men...
Livienne Russelia Luncurkan 10 Prodak Terbaru
Lifestyle
Jakarta, sentananews.comLivienne Russelia akhirnya menuntaskan hasratnya, untuk meluncurkan produk anyarnya Martinez Beauté, pa...
Peraih "Women in Professional Awards 2019" Ingin Majukan Pariwisata Indonesia
Lifestyle
PERAIH penghargaan "Women in Professional Awards 2019" dari Lembaga Penghargaan Indonesia (LPI), Tintin Irawaty bertekad memaju...
30 Tahun Perjalanan Shafira Hadirkan World Wanderer
Lifestyle
Jakarta, sentananews.comBerawal dari keinginannya untuk mempercantik kaum muslimah lewat balutan busana yang anggun dan indah, ...
Mengenal Penyakit Alzheimer dan Pencegahannya
Lifestyle
PENYAKIT Alzheimer adalah kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicar...
Gaya Hidup Sehat Ala Paradigm Fitness
Lifestyle
Jakarta, sentananews. comMenurut perkiraan sebagian masyarakat agar sukses dalam menjalankan pola hidup sehat, yang penting dil...
Fashion Show Kain Tenun Khas OH Boutique Dipamerkan
Lifestyle
DIDAMPINGI Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang juga isteri Wakil Presiden RI, Mufidah Kalla, ibu Negara Iriana Joko ...