Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Turunkan Resiko Osteoporosis Dengan Cara Alami

18 April 2015, 11.30.34

Turunkan Resiko Osteoporosis Dengan Cara Alami

Ilustrasi Gambar

Jakarta, sentananews.com

Melompat merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan. Siapa sangka, selain membantu pembakaran kalori kegiatan ini juga bisa membantu mengurangi risiko osteoporosis.

Wanita, khususnya wanita yang sudah mencapai usia lanjut, seringkali menganggap aktivitas melompat sebagai penyebab nyeri lutut. Namun sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa melompat dapat membantu mencegah osteoporosis dan juga memperlambat perkembangan osteoarthritis pada wanita usia lanjut.

Osteoarthritis dan osteoporosis merupakan salah satu jenis penyakit yang paling berisiko dialami oleh wanita usia lanjut. Oleh sebab itu, wanita disarankan untuk mulai rutin melakukan latihan melompat sejak muda.

Untuk membuktikan hal ini, para peneliti dari Academy of Finland merekrut 80 responden wanita berusia 50-65 tahun dengan diagnosis osteoarthritis ringan dan nyeri lutut. Respoden ini kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberi program latihan tiga kali seminggu selama 12 bulan, sedangkan kelompok lainnya tidak.

Para peneliti menemukan bahwa para responden menyukai program pelatihan ini. Dari program tersebut juga tidak ditemukan adanya nyeri lutut atau kekakuan. Setelah dilakukan scan MRI, ditemukan juga bahwa latihan ini meningkatkan kualitas tulang rawan, terutama di bagian tempurung lutut.

Selain itu, ditemukan juga bukti bahwa latihan semacam ini bisa memperlambat perkembangan osteoarthritis dan juga membantu mencegah penipisan tulang.

"Jika penipisan tulang rawan dapat dihambat atau bahkan berhenti, kemudian kualitas tulang rawan tersebut kualitasnya bisa ditingkatkan dengan aktivitas fisik yang sesuai, maka sangat mungkin perkembangan penyakit bisa diperlambat," ungkap salah satu peneliti yang terlibat, Jarmo Koli, seperti dikutip dari Science Daily.

Penulis: Yudhi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Perilaku Berbeda Konsumsi di Luar dan di Dalam Rumah
Lifestyle
Account Director Kantar World Panel Indonesia, Andi Siswanto mengatakan, terdapat dua perilaku yang berbeda untuk konsumsi di l...
​Pertumbuhan Konsumsi di Luar Rumah Naik 61 Persen
Lifestyle
Hasil survei yang dilakukan perusahaan riset pasar Kantar Worldpanel Indonesia mengungkapkan, bahwa masyarakat Indonesia maupun...
​Kalori Saat Natal Bisa Naik 3 Kali Lipat
Lifestyle
Sebuah penelitian menunjukkan rata-rata orang mengkonsumsi hampir 7000 kalori saat Natal. Jumlah ini lebih besar tiga kali lipa...
Cegah Penyebaran Kuman Dengan Cuci Tangan
Lifestyle
Penyebaran virus atau kuman saat liburan cukup tinggi. Tak jarang hal ini sering mengganggu perjalanan libur seseorang, bahkan ...
5 Penyebab Pekerja Kantoran Gemuk
Lifestyle
PARA pekerja kantoran berat badannya cepat naik karena berbagai faktor. Anda harus mengenalinya supaya bisa mencegah. Berikut a...
Donor Darah Rutin Cegah Angka Kematian Ibu
Lifestyle
SEMAKIN tahun, angka kematian ibu di Indonesia jumlahnya bertambah. Salah satu penyebabnya dipicu oleh kekurangan darah atau an...
​Konsumsi Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Jahat
Lifestyle
ORANG yang tinggal di kota sibuk cenderung memiliki pola hidup yang tidak sehat. Fast Food, merokok, atau minuman beralkohol cu...
​Hati-hati, Pria Lebih Sering Kena Batu Ginjal
Lifestyle
LAKI-laki dewasa muda sangat rentan menderita penyakit. Salah satunya yaitu batu ginjal, terutama bagi mereka yang tidak menjal...
Pilihan Wisata Religi, Datanglah ke Marunda
Lifestyle
BICARA soal Marunda, yang terlintas di benak Anda mungkin rumah susun (rusun) yang memicu banyak pro dan kontra. Padahal, kawas...