Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​1.500 Anak Jalanan Jakarta Dapat Akta Kelahiran

27 April 2017, 17.40.22

​1.500 Anak Jalanan Jakarta Dapat Akta Kelahiran

Jakarta, Sentananews.com

Kementerian Sosial bekerja sama dengan organisasi hak anak dan perempuan Plan International Indonesia, memberikan akta kelahiran kepada 1.500 anak jalanan di Jakarta.

Menurut Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Marzuki, pemberian akta kelahiran dimaksud guna memudahkan anak-anak tersebut mengakses layanan publik yang selama ini belum didapat.

"Untuk meningkatkan akses kepada pendidikan, kesehatan, dan akses lain yang memang sekarang ini membutuhkan akta. Oleh karena itu kami bekerja sama dengan Plan Internasional agar mereka mendapatkan akta," kata Marzuki di Jakarta, Kamis.

Kini, kata dia, anak-anak yang memiliki akta kelahiran bisa mendaftarkan diri untuk mendapat Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar serta layanan lainnya.

Sementara Direktur Wilayah Plan International Indonesia Mingming Remata Evora menyatakan, pemberian akta kelahiran ini merupakan tahap kedua yang sebelumnya telah dilakukan program yang sama pada 1.693 anak.

"Kami membangun kepedulian anak-anak, orang tua, keluarga dan masyarakat mengenai hak-hak anak, sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Administrasi Kependudukan, serta Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2016 tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran," kata Mingming.

Marzuki memaparkan saat ini DKI Jakarta merupakan wilayah paling tinggi angka anak jalanannya yang mencapai 7.000 jiwa. "Untuk yang sekarang ini anak-anak yang dibina di 16 rumah singgah," kata Marzuki seraya menjabarkan bahwa ada tiga kategori anak-anak yang kehidupannya berada di jalanan.

Pertama ialah anak-anak yang memang berkumpul di jalanan dan tanpa memiliki orang tua. Untuk anak-anak seperti itu akta kelahiran akan disimpan oleh rumah singgah agar tidak hilang atau rusak.

Sementara kategori lainnya ialah anak jalanan yang memiliki keluarga, dan anak-anak yang berpotensi untuk turun ke jalan.@

Editor: P.Simatupang



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Banyak Bermain Proyek, KPK Harus Periksa Kemenkes
News
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui satuan kerja Sekretariat Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) di tahun anggaran 2016 menj...
HUT Golkar ke 54, Presiden: Indonesia Terus Menanti Karyamu
News
Puncak peringatan HUT Partai Golkar yang ke-54, Minggu (21/10) sore berlangsung meriah. Dengan mengangkat tema "Bersama Rakyat,...
Terkait Penyegelan 3 Gereja di Jambi, GMKI Se-Indonesia Serentak Gelar Aksi
News
BUNTUT adanya penyegelan terhadap tiga Gereja di Kota Jambi pada tanggal 27 September 2018 yakni; Gereja GSJA, GMI, dan HKI ber...
​Pelukan YBM PLN untuk Pengungsi Dusun Wombo
News
Petang itu, jumat (28/9) Masliani (25) masih terkulai lemas di salah satu ruangan Puskesmas Pantoloan, Palu. Dirinya masih mela...
Tanggap Darurat Bencana Harus Sediakan Fasum dan Fasos
News
Kepala Subdirektorat Konstruksi Berkelanjutan Kementerian PUPR, Brawijaya mengatakan, pemerintah telah berupaya keras untuk dap...
​Pemerintah Bersatu Pulihkan Wilayah Terkena Bencana
News
Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletu...
Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...