Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

2015, Kemenlu Pulangkan 93 Ribu WNI

11 Jan. 2016, 16.17.58

2015, Kemenlu Pulangkan 93 Ribu WNI

Jakarta, Sentananews.com

Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI BHI) Kementerian Luar Negeri telah memulangkan 93 ribu WNI selama 2015 yang bermasalah dengan hal keimigrasian.

Di luar jumlah itu, ada sebagian WNI lain yang dipulangkan dengan skema khusus karena terjerat kasus narkoba, perdagangan manusia, atau tindak pidana lainnya.

"Selama 2015 kami awalnya ditargetkan untuk memulangkan sekitar 50 ribu WNI, tapi ternyata kami bisa memulangkan sekitar 93 ribu WNI," ujar Direktur PWNI dan BHI Kemlu Lalu Muhammad Iqbal di Jakarta, Senin (11/1).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 210 WNI dideportasi dari enam negara karena dugaan terkait dengan kelompok bersenjata ISIS.

Sebagai contoh, 193 WNI yang terdiri dari kelompok-kelompok kecil serta keluarga, dideportasi dari Turki karena diduga akan menyeberang ke Suriah dan bergabung dengan ISIS.

Sesampainya di Tanah Air, kata Iqbal, para WNI tersebut diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri untuk menjalani proses deradikalisasi.

"Sebagian besar dari mereka mengakui bahwa mereka ingin menyeberang ke Suriah. Dari 193 WNI, ada beberapa bahkan yang sudah kembali dari Suriah. Tetapi sebagian dari mereka menyesali tindakan tersebut," tutur Iqbal.

Selain melakukan repatriasi, sepanjang 2015 Kemlu juga telah mengupayakan pemenuhan hak WNI baik berupa diyat, kompensasi, maupun gaji tidak dibayar sejumlah total Rp192 miliar di 19 perwakilan di seluruh dunia.

"Kalau diyat mungkin selama 2015 sudah sekitar Rp20 miliar yang kita upayakan," ujar Iqbal.

Perolehan pemenuhan hak WNI tersebut dinilai cukup layak jika dibandingkan biaya untuk membayar jasa sejumlah pengacara yang diperbantukan di 16 perwakilan Indonesia di luar negeri.

"(Jumlah) ini 'comparable' dengan dana yang kita alokasikan sekitar Rp30 miliar bagi 16 pengacara yang kita perbantukan di perwakilan Indonesia," kata dia.

Editor : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Sidang Korupsi Dana Pensiun Pertamina, Yusril: Saksi Aneh
News
Tim kuasa hukum terkait sidang perkara korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) dengan terdakwa Edward Seky Soer...
Petugas Gabungan Datangi Apartemen Maple Park Sunter
News
Jakarta, sentananews.com Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Kependudukan, Satpol PP, Dishub mendatangi Apartemen Maple P...
Penyelesaian Pekerjaan Fasade Gedung Kemenaker Diperkirakan Molor
News
Proyek pekerjaan Fasade Gedung A dan B Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) dengan volume pekerjaan 11.373,22 M2 yang pekerjaann...
SP PLN Dukung Upaya Pemberantasan Korupsi di PLN
News
Serikat Pekerja (SP) PLN mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus suap yang terkait dengan proyek PLT...
​30 Finalis Miss Grand Indonesia.Kunjungi Lanud Halim Perdanakusuma
News
Ketua PIA Ardya Garini, Ayu Yuyu Sutisna menerima kunjungan Ketua yayasan Dharma Gatari Ibu Dikma Paradiba, beserta ke 30 Final...
Kerjasama KPUPR-TNI Rawat Sungai dan Situ di Jabodetabek
News
Pemeliharaan sungai dan situ sebagai bagian pengendalian banjir di kawasan Metropolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Be...
Presiden Resmikan 5 Venues Asian Games di Jakabaring Palembang
News
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pemu...
Pemerintah akan Renovasi dan Bangun Rumah Baru Untuk Zohri
News
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap melakukan renovasi rumah keluarga Lalu Muhammad Zohri dan membangun...
​SP FKPPA: Stop Distribusi Avtur Jadi Opsi Terakhir
News
Sekretaris Jenderal SP FKPPA, Capt Marcelius Hakeng J mengatakan, upaya aksi industrialisasi berupa mogok kerja yang dilakukan ...