Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Yasona Laoly Akhirnya Penuhi Panggilan KPK

10 Jan. 2018, 17.29.16

Yasona Laoly Akhirnya Penuhi Panggilan KPK

Jakarta, sentananews.com

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly akhirnya memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada, Rabu (10/1).

Namun politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu enggan membeberkan materi pemeriksaan kepada para wartawan setelah menjalani pemeriksaan selama lebih dari satu jam.

Mengenakan kemeja putih lengan panjang, Yasonna tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.58 WIB. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solutions kurun 2012-2013 Anang Sugiana Sudihardjo.

Saat keluar ruang steril Gedung KPK pukul 11.45 WIB, Yasonna mengatakan materi pemeriksaan sama dengan pemeriksaan sebelumnya.

"Saya dipanggil memberikan kesaksian ke Anang. Sebagai warga negara yang baik kita datang. Ya sama (materi pemeriksaan-red), sama dengan yang lama," ujar Yasonna.

Mantan Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI di Komisi II DPR ini menegaskan penjelasan yang disampaikan ke penyidik adalah apa yang diketahuinya.

Yasonna menjelaskan dengan sejelas-jelasnya dan sebaik-baiknya. Ditanya apa saja yang ditanya penyidik, dia tetap mengelak.

"Pokoknya tanya ke penyidik. Pokonya semua saya jelaskan. Semua kita jelaskan dengan jelas. Enggak ada masalah," ujarnya.

Yasonna sempat terdiam saat disinggung dugaan penerimaan USD84.000 terkait pembahasan dan pengesahan anggaran proyek e-KTP di DPR sebagaimana tercantum dalam dakwaan Irman dan Sugiharto. "Pokoknya kita jelasian dengan baik. Keterangan seperti yang lalu. Ya sudah tanya penyidik," ucapnya.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Yasonna diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembahasan hingga persetujuan anggaran dan proyek pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2011-2012.

Pemeriksaan Yasonna dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR saat itu untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

Editor: Syarief Lussy

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Banyak Bermain Proyek, KPK Harus Periksa Kemenkes
News
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui satuan kerja Sekretariat Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) di tahun anggaran 2016 menj...
HUT Golkar ke 54, Presiden: Indonesia Terus Menanti Karyamu
News
Puncak peringatan HUT Partai Golkar yang ke-54, Minggu (21/10) sore berlangsung meriah. Dengan mengangkat tema "Bersama Rakyat,...
Terkait Penyegelan 3 Gereja di Jambi, GMKI Se-Indonesia Serentak Gelar Aksi
News
BUNTUT adanya penyegelan terhadap tiga Gereja di Kota Jambi pada tanggal 27 September 2018 yakni; Gereja GSJA, GMI, dan HKI ber...
​Pelukan YBM PLN untuk Pengungsi Dusun Wombo
News
Petang itu, jumat (28/9) Masliani (25) masih terkulai lemas di salah satu ruangan Puskesmas Pantoloan, Palu. Dirinya masih mela...
Tanggap Darurat Bencana Harus Sediakan Fasum dan Fasos
News
Kepala Subdirektorat Konstruksi Berkelanjutan Kementerian PUPR, Brawijaya mengatakan, pemerintah telah berupaya keras untuk dap...
​Pemerintah Bersatu Pulihkan Wilayah Terkena Bencana
News
Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletu...
Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...