Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Antisipasi Kecurangan Bappeti Luncurkan SPTT-SPA

1 Nov. 2017, 12.31.29

​Antisipasi Kecurangan Bappeti Luncurkan SPTT-SPA

Jakarta, sentananews.com

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi, Selasa kemarin meresmikan penggunaan Sistem Pengawasan Tunggal Transaksi Sistem Perdagangan Alternatif (SPTT-SPA). Dengan sistem itu, maka semua transaksi nasabah dapat diawasi pelaporannya ke Bursa Berjangka dan pendaftarannya ke Lembaga Kliring.

Menurit Bachrul Chairi, penerapan sistem itu dimaksudkan untuk mengantisipasi secara dini kemungkinan terjadinya penipuan pasar dan kecurangan finansial dalam transaksi Sistem Perdagangan Alternatif.

"Pembangunan SPTT-SPA Bapebbti dilatarbelakangi pesatnya perkembangan industri berjangka di Indonesia, khususnya SPA, yang memiliki risiko tinggi dan kompleksitas transaksi di dalamnya," kata Bachrul, di Jakarta, Selasa (31/10).

SPTT-SPA Bapebbti merupakan sistem pengawasan yang dibangun oleh Bapebbti untuk melakukan pengawasan secara online terhadap transaksi SPA. Sistem itu dapat terkoneksi dengan sistem perdagangan yang digunakan pedagang penyelenggara SPA.99

Lanjut Bachrul, adanya sistem itu Bapebbti akan bisa melakukan pengawasan transaksi SPA secara lebih cepat, akurat dan tepat waktu. Langkah itu untuk mencegah penipuan pasar dan kecurangan finansial, karena perdagangan komoditi di Indonesia masih didominasi transaksi SPA. ñ"Basis data pengawasan pada SPPT-PTA juga dapat menjadi data dukung dalam melakukan pengawasan dan pengambilan keputusan di Bappebti," ujar Bachrul

Pada tahap awal, implementasi SPTT-SPA Bappebti hanya bisa digunakan untuk mengawasi transaksi yang sudah terjadi (post trade). Implementasi SPTT-SPA Bappebti saat ini sudah terkoneksi dengan empat SPA yaitu, Meta Trade (MT4), Trade Pro, PRO-I dan I-Exchange.

Untuk sistem perdagangan MT4 telah digunakan oleh 49 pialang berjangka pada 13 klaster pedagang SPA atau mencapai 81% dan sistem perdagangan Trade Pro telah digunakan oleh lima pialang berjangka pada satu klaster pedagang SPA atau 9%.(rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

PDIP: Saat Ini Baru Jokowi yang Capres
News
Hingga saat ini hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah memenuhi syarat dukungan sebagai calon presiden (Capres) 2019. P...
Hendrajit: Hilangnya Satelit Telkom-1 Berbahaya bagi Negara
News
Pengkaji Geopolitik Global Future Institute, Hendrajit menilai, rusaknya satelit Telkom yang sempat mati beberapa waktu lalu pa...
Lagi, TNI Evakuasi Tiga Guru Korban KKSB
News
TNI AD kembali mengevakuasi sebanyak tiga guru SD dari Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Sabtu pukul 08.34 W...
Yahya Terpilih  Ketua  Pokja Wartawan Polres  Jakut
News
Jakarta, sentananews.com Musyawarah pemilihan ketua POKJA Wartawan Jakarta Utara, yang dilaksanakan di balai wartawan Polres J...
Gempa Banjarnegara,  PLN Terjunkan Personil Amankan Listrik
News
PT PLN Area Purwokerto melakukan respon cepat amankan jaringan listrik pasca terjadinya gempa berkekuatan 4,4 Skala Richter (SR...
​Mensos: Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Gempa Banjarnegara
News
Menteri Sosial Idrus Marham meminta semua unsur dalam penanggulangan bencana di Kementerian Sosial untuk all out memenuhi selur...
​Muhammadiyah Desak Presiden Ganti Dirut Telkom
News
Persoalan dana CSR yang dibagikan oleh PT Telkom Indonesia Tbk mendapat protes keras dari ormas Islam. Jika sebelumnya PBNU, ka...
​FSTM: Tolak Politisasi Masjid dan Kembalikan Fungsinya
News
Forum Silaturrahim Takmir Masjid (FSTM) mengajak para takmir Masjid Se-Jakarta pusat untuk mengkampanyekan fungsi Masjid sesuai...
LIPI Gelar Pameran ​Tiga Tinta Emas Abad 20
News
Dalam rangka memperingati 63 tahun Konferensi Asia Afrika, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar Pameran "Tiga Ti...