Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Antisipasi Perjokian, Pengawasan SBMPTN Diperketat

31 Mei 2016, 6.56.26

Antisipasi Perjokian, Pengawasan SBMPTN Diperketat

Ilustrasi

Yogyakarta, Sentananews.com

Ketua Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Rochmat Wahab mengingatkan peserta untuk menghindari aksi perjokian dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri itu karena mudah dilacak.

"Untuk mengantisipasi perjokian kami sudah menyiapkan sedemikian rupa. Bagaimana caranya melakukan perjokian sudah kami pelajari," kata Rochmat Wahab di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin (30/5).

Menurut Rochmat, peserta yang terdeteksi menggunakan jasa perjokian akan langsung dicoret dari daftar peserta.

"Tidak perlu kami umumkan namanya, namun langsung kami coret dari daftar peserta," kata dia.

Untuk menghindari munculnya praktik perjokian, Rochmat mengaku telah meminta ketua panitia lokal SBMPTN di seluruh Indobnesia untuk meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN).

"Kami maupun pengawas memiliki tanggung jawab yang sama-sama besar untuk mengamankan kredibilitas SBMPTN," kata Rochmat.

Selain mengingatkan kepada peserta, ia juga meminta mahasiswa tidak tergoda melakukan praktik Perjokian yang dimanfaatkan untuk mencari keuntungan.

"Biasanya pelaku perjokian adalah mahasiswa senior dan pintar. Kami meminta jangan mengorbankan nama demi keuntungan yang tidak seberapa, apalagi dapat dikeluarkan dari kampus," kata dia.

"Harapan saya jaga nama anda karena menyangkut reputasi. Jangan berharap lulus karena pasti kena block," kata dia.

Lokasi ujian, menurut dia, akan dilakukan di empat PTN di Yogyakarta. Dengan pembagian khusus CBT diselenggarakan di Fakultas Kedokteran UGM dan UPT Pusat Komputer UNY.

Sementara tes tertulis Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (Saintek) dilakukan di UGM dan tes tertulis Kemampuan Dasar Sosial Humaniora (Soshum) di UPN dan UNY. Sementara tes tertulis bidang IPC dilakukan di UIN.

Rochmat berharap universitas yang terpilih sebagai penyelenggara SBMPTN berbasis komputer (CBT) telah memastikan ketersediaan genset sehingga tidak bergantung pada PT Prmbangkit Listrik Negara (PLN).

"Kami menargetkan minimal 30 persen yang lolos melalui jalur SBMPTN sesuai kuota yang tersedia," kata dia.

Editor: Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Cynthiara Alona Laporkan Pengembang LA City Ke Polda Metro
News
Jakarta, sentananews.comArtis dan model sexy Cynthiara Alona didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, melaporkan pengembang P...
Kemensos:  Program PKH Berperan  Penurunan Angka Kemiskinan
News
Jakarta, sentananews.comKemensos terus menggencarkan program keluarga harapan (PKH), karena telah terbukti ikut menurunkan angk...
Menkominfo: SDM Indonesia Siap Bertarung di Kancah Global
News
Jakarta, sentananews.comSaat ini, pemerintah sangat fokus membangun, sejak dari awal yang disiapkan untuk kemajuan bangsa dan n...
2019, Kemenkes Bangun 270 Puskesmas di Perbatasan
News
Jakarta, sentana news.comPenguatan layanan kesehatan masih terus menjadi fokus pemerintah, seiring dengan keinginan untuk menin...
PT Paytren Insuretech Internasional Asuransi Umum Berbasis Syariah
News
Jakarta, sentananews.comPayTren merupakan perusahaan dengan nama PT Veritra Sentosa Internasional (TRENI). Fokus perusahaan yai...
 ​Penyebab Ledakan di Mal Taman Anggrek Karena Hal Ini
News
LEDAKAN yang terjadi di Mal Taman Anggrek dipastikan karena adanya percikan api. Hal itu ditegaskan Kapolres Jakarta Barat Komb...
​Dua SP PLN Bersatu Untuk Kepentingan Lebih Besar
News
Dualisme Kepengurusan Serikat Pekerja (SP) PLN selama 10 tahun terakhir akhirnya berakhirsetelah dilakasanakannya Tasyakuran Pe...
Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...