Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Bakamla RI Gelar Konsinyering Pengklasifikasian Informasi

10 Maret 2017, 13.14.07

​Bakamla RI Gelar Konsinyering Pengklasifikasian Informasi

Jakarta, Sentananews.com

Dalam rangka pelaksanaan proses standarisasi umum mengenai klasifikasi informasi Bakamla RI, Direktorat Data dan Informasi Bakamla RI, menggelar kegiatan Konsinyering Pengklasifikasian Informasi Keamanan dan Keselamatan Laut, di Hotel Blue Sky Pandurata Boutique, Jakarta Pusat, Kamis (9/3).

Kegiatan bertema "Sinergitas Pengelolaan Data dan Informasi Menuju Keamanan dan Keselamatan Maritim" ini dibuka oleh Direktur Direktur Data dan Informasi (Datin), Kolonel Laut (P) Isbandi Andrianto, SE itu berisi paparan oleh para nara sumber, diskusi dan finalisasi pengklasifikasian informasi keamanan keselamatan laut.

Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Mar Mardiono menjelaskan, kegiatan ini ldiikuti oleh 25 personel Bakamla yang terdiri dari personel Kantor Zona Barat, Tengah dan Timur, Pusat Informasi Maritim (PIM), Direktorat Data dan Informasi, Direktorat Operasi Laut, Inspektorat, Biro Sarana dan Prasarana, sie Peraturan Internal, serta subbagian Keuangan dan perbendaharaan Bakamla RI.

"Latar belakang dilaksanakan konsinyering pengklasifikasian informasi ini adalah adanya keinginan Bakamla RI untuk dapat mengelola informasi melalui pengamanan dan pengklasifikasian nilai informasi berdasarkan resiko, nilai guna data atau kriteria lainnya yang telah ditentukan," jelasnya.

Menurut Mardiono, hal ini perlu dilakukan mengingat dalam pelaksanaan tugas dan tantangan yang ada, pengamanan dan pengelolaan informasi merupakan salah satu faktor penting dalam proses pengawasan dan monitoring aktifitas kapal-kapal di perairan Indonesia secara efektif dan efisien.

"Melalui kegiatan konsinyering ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah kesepakatan atau pemahaman bersama yang dapat dituangkan kedalam peraturan resmi di Bakamla RI," tukasnya

Kesepemahaman tersebut, kata dia, mencakup pengaturan tentang bagaimana informasi yang diterima dan dikirimkan tersebut dapat terdata, tercatat/tersimpan, tertata dan terkelola dengan benar sehingga dapat di distribusikan kepada orang atau bagian yang tepat untuk dapat ditindaklanjuti dengan segera.

Hadir selaku nara sumber yaitu Kasubdit Penyusunan Peraturan Kemenkumham Hendra Kurnia Putra, S.H., M.H., Kasubdit Data Bakamla RI Kolonel (Kav) M. Irawadi, S.E dan Kasubdit Jaringan Bakamla RI Rizkal, S.Sos., M.M.

"Kehadiran para narasumber ini untuk mendapatkan masukan tentang bagaimana mengatur sebuah pengklasifikasian informasi khususnya informasi-informasi yang bersifat rahasia sehingga menjadi layak untuk digunakan," ungkapnya. (rif)

Penulis: Marsudi Yudi



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...
​Jelang Pemilu, Website KPU Jadi Sasaran Ancaman Serius
News
Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran ancaman yang serius menjelang Pemilu 2019 mendatang. Bahkan ancaman tersebu...