Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Basarnas Masih Cari Cara Angkat KM Sinar Bangun

29 Juni 2018, 21.09.05

​Basarnas Masih Cari Cara Angkat KM Sinar Bangun

Jakarta, sentananews.com

Kapal Sinar Bangun yang tenggelam dalam perjalanan dari pelabuhan Simanindo Samosir, ke Tigaras pada Senin 18 Juni 2018 lalu sampai saat ini masih dalam usaha pencarian.

Tim SAR gabungan, saat ini sudah memberikan tanda pada titik temuan jasad korban di kedalaman 450 meter. Dengan menggunakan alat ROV korban dan kendaraan motor yang ada di bangkai kapal pada kedalaman tersebut dapat di abadikan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI M. Syaugi dalam jumpa pers di Loby Gedung Basarnas, Kemayoran, Jakarta Kamis sore (28/6).

Syaugi menjelaskan, saat pencarian dirinya mendapat bantuan dari TNI AL dengan menggunakan alat Multibin Sonar yang dapat mencapai kedalaman 600 meter.

Pihaknya juga mendapat bantuan alat ROV yang dapat mencapai kedalaman 1000 meter. "Pada hari pertama dari alat itu kita belum menemukan, Alhamdulillah pada siang tadi Basarnas telah menemukan obyek tersebut pada kedalaman 450 m," jelasnya.

Menurutnya, SAR belum punya alat untuk mengangkat dari kedalaman 450 meter. "Saya sudah tanya di rekan-rekan saya tentang kejadian-kejadian itu kurang-lebih di 100 meter. Untuk KM Sinar Bangun ini tidak bisa. Kita masih memikirkan ini," kata Syaugi.

Dengan menggunakan alat ROV, Jasad korban, termasuk sepeda motor dan beberapa tali yang diduga bagian dari KM Sinar Bangun, telah ditemukan siang kemarin. Namun bangkai kapal belum terlihat dari rekaman ROV karena tingkat visibilitas pada kedalaman tersebut masih terbatas.

"Kalau saya melihat kamera tersebut. Kapalnya sendiri belum terlihat, tapi tali-talinya sendiri sudah terlihat, karena keterbatasan, jarak pandang di dasar itu sangat pendek," pungkasnya.(rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Gaduh Impor Beras Buwas vs Mendag Kontraproduktif
News
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso 'berseteru' dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita karena polemik impor...
Ketua DPR Minta BPJS Kesehatan Perhatikan Keluhan PDGI
News
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) memperhatikan keluhan dari Persatuan Dokter Gig...
Danpusterad Buka Penataran Pelatihan Latnister TA 2018
News
Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Mayor Jenderal TNI Hartomo, buka Penataran Pelatihan Teknis Teritorial ( Latnister ), ...
Tak Ingin Terkonstelasai Politik, GBI Tunda Sidang Sinode
News
TAK ingin terkonstelasi politik, sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) menunda pagelaran siding sinodenya hingga usai perhelatan...
​PT MOS Bisa Gagal Penuhi Kontrak Pengadaan Kapal Tanker
News
Permohonan Sidang PKPU (Penundaan Kewajiban dan Pembayaran Utang) oleh Excellift Sdn.Bhd. asal Malaysia dan PT Kawasan Dinamika...
Bangli di Bantaran Kali Kresek Ditertibkan
News
Jakarta, sentananews Sebanyak 300 personel gabungan diterjunkan guna melakukan penertiban bangunan liar (Bangli) yang berdiri ...
​550 Anggota Saka Dirgantara Dilantik di Halim Perdanakusuma
News
Komandan Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Bambang Gunarto, S.E., M.M. memimpin upacara pelantikan Badge Saka ...
Di Hadapan Jokowi, GMKI Minta Tempat Bersejarahnya Dikembalikan
News
DI hadapan Presiden Ir, H, Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Sahat Philips Sinurat m...
Aplikasi Transportasi Daring Dimatangkan Kemenhub
News
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan inisiasi pembuatan aplikasi transportasi dalam jaringan (daring) oleh pemerin...