Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Belum Ganti Rugi Proyek DDT, PT.KAI Ukur Lahan Warga

3 Mei 2017, 20.15.15

​Belum Ganti Rugi Proyek DDT, PT.KAI Ukur Lahan Warga

Jakarta, Sentananews.com

Proyek Nasional Double Double Track (DDT) yang berimbas pada rencana penggusuran lahan pemukiman warga Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, hingga saat ini belum ada tanda-tanda pemberian ganti rugi lahan tempat tinggal warga.

Walau demikian, PT.Kereta API Indonesia (PT.KAI) telah melakukan pengukuran bidang lahan yang terkena pengembangan dua jalur Rel Kereta Api yang sering disebut DDT.

Terkait hal ini, Lurah Menteng Agus Sulaiman mengatakan, lokasi yang terkena dampak pembangunan rel DDT Manggarai, Jatinegara jurusan Cikarang meliputi RW 08 (RT 09, 010, 013,

014, 015 dan RT 016) serta RW 09 (RT 01,02,03). Nanti pembebasannya dilakukan Kementerian Perhubungan RI, yang membidangi Dirjen Perhubungan Darat, yakni PT.KAI. "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri tidak punya andil dalam rencana penggusuran lokasi warga, namun hanya sebatas inventarisasi lahan yang merupakan fasilitas umum, fasilitas sosial, seperti jalan, saliran, taman serta pohon," ujarnya.

Sementara guna memvalidasi luas lahan, pihak Kemeterina Perhubungan Darat, Rabu (3/5) melakukan pengukuran, sekaligus pendataan tempat tinggal warga. "Tapi belum ada pembicaraan terkait pemberian ganti rugi," kata Agus.

Sementara menurut Camat Menyeng Paris Limbong, sebanyak 120 bidang tanah yang ditempati warga, 1 bidang memiliki Sertifikat, sementara 43 bidang dinyatakan milik PT.KAI dan selebihnya merupakan tanah negara dimana telah dijadikan warga sebagai tempat tinggal," ujar Camat.

Berkaitan ganti rugi lahan warga manurut Paris, pengukuran yang dilakukan PT.KAI merupakan kejelasan berjalannya proyek DDT Kementerian Perhubungan, untuk penyelesaian antara PT.KAI dengan warga. Sebagaimana surat SK Dirut PT.KAI, merupakan penjelesasan bidang tanah asset Kereta Api dan milik warga, tentunya nantinya diharapkan adanya kompensasi terhadap warga. "Demikian juga pihak Pemda DKI Jakarta, kini sedang menginvetarisasi yang merupakan aset Pemda seperti jalan, pohon, taman, saluran dan sudah dirapatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait," kata Paris.@(rif)

Penulis: P.Sianturi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Bangun Opini Publik Strategis Hadapi Perang Informasi
News
Kapendam Jaya/Jayakarta Letnan Kolonel Inf Kristomei Sianturi melakukan gebrakan dengan mengumpulkan seluruh Admin website jaja...
​Kasal: KRI Bima Suci Hadir Sebagai Penerus KRI Dewaruci
News
Setelah melaksanakan pelayaran dari Vigo Spanyol sejak 18 September 2017, Kapal Latih terbaru milik TNI Angkatan Laut yakni KRI...
KPK Datangi Rumah Seya Novanto
News
KPK Jemput Paksa SetnovTim penyidik KPK, Rabu (15/11) malam mendatangi rumah Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII, Jaka...
​Kasal Pimpin Upacara Hut ke-72 Korp Marinir
News
Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, SE,MAP bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringati HUT ke - 72 Kor...
Hindari Perbedaan, Sensus 2020 BPS Libatkan Kemendagri
News
Indonesia hingga saat ini masih ada permasalahan dalam data kependudukan. Data kependudukan masih berasal dari dua sumber yaitu...
Panglima TNI: Tidak Boleh Ada Separatis Bersenjata
News
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengaskan bahwa, di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak boleh ada ...
Bakamla RI Tangkap Satu Kapal Pencuri Ikan Asal Philipina
News
Patroli Keamanan Laut Bakamla RI mengamankan 1 Kapal pencuri ikan asal Philipina dan mengangkat 12 ponton atau rumpon liar nela...
Gubuk Liar KBB Tanah Abang Bakal Dibongkar
News
Jakarta, sentananews.com Pemerintah Kota Jakarta Pusat, pekan depan bakal menertibkan seluruh gubuk liar yang berdiri di atas ...
Pemerintah Harus Ingat Jasa Pahlawan
News
Pemerintah Harus ingat Jasa Ormas dalam membangun NKRI, yang diperingati setiap tahun pada tanggal 10 November.Peringatan Hari ...