Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Bermasalah, Sistem Zonasi Tuai Beragam Polemik

12 Juli 2017, 21.09.11

Bermasalah, Sistem Zonasi Tuai Beragam Polemik

Jakarta, sentananews.com

Kebijakan harga eceran tertinggi (HET) untuk tiga komoditas bahan pokok yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) saat momen Ramadan hingga Lebaran tahun ini menurut pengamat jangan hanya sebatas musiman.

Peneliti Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Berly Martawardaya berpendapat bahwa kebijakan HET patut dilanjutkan.

Terkait aturan HET tersebut, dia menerangkan selama surat keputusan pembatasan harga dari Kemendag tidak dicabut dan pendaftaran importir tetap berlangsung, maka sudah terlembaga dan tidak adhoc. Diharapkan kebijakan seperti ini membuat kestabilan harga sebelumnya tidak bersifat musiman.

"Selama SK tidak dicabut dan pendaftaran importir holti tetap berlangsung maka sudah terlembaga dan tidak adhoc," kata Berly ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (12/7).

Sementara sebelumnya Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menegaskan kestabilan harga pangan akan terus dijaga, salah satunya lewat kebikan HET. Seolah tak mau kecolongan dengan mafia pangan, Mendag mengaku akan kawal terus kebijakan tersebut. Setelah gula, daging, dan minyak goreng, kini giliran beras yang akan diatur HETnya.

Seperti diketahui tiga bahan pokok yang dipatok harga eceran tertinggi adalah gula pasir yang dipatok Rp 12.500 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp 11.000 per liter, dan daging sapi beku Rp 80.000 per kilogram.

"Kita jaga pasokan dan kemudian akan ada harga batas. HET akan kami terapkan betul. Setelah gula, daging dan minyak goreng, sekarang beras," ujar Enggar di Kantornya, Jakarta.

Editor: P.Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Polri: Hoax Bisa Ancam Persatuan dan Kesatuan Bangsa
News
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, bahwa imbas dari berita hoax bisa mengancam persat...
​Nanny Hadi Tjahjanto Hadiri 'Kartini Run 2018' di Silang Monas
News
Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menghadiri acara lomba lari dalam rangka peringatan Hari Kartini, be...
​Venue Jetski dan Venue Layar Ditargetkan Rampung Juni 2018
News
Sebanyak 78 Venues dan 14 Non Venue disiapkan sebagai sarana dan prasarana Asian Games XVIII Tahun 2018 di Jakarta, Sumatera Se...
​HKBP Tg.Priok Gelar Baksos Terinspirasi Pesan Jokowi
News
Ketua Dewan Diakonia Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tanjung (Tg) Priok, St, H.P Pardede mengaku menggelar Bakti Sosial (B...
PDIP: Saat Ini Baru Jokowi yang Capres
News
Hingga saat ini hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah memenuhi syarat dukungan sebagai calon presiden (Capres) 2019. P...
Hendrajit: Hilangnya Satelit Telkom-1 Berbahaya bagi Negara
News
Pengkaji Geopolitik Global Future Institute, Hendrajit menilai, rusaknya satelit Telkom yang sempat mati beberapa waktu lalu pa...
Lagi, TNI Evakuasi Tiga Guru Korban KKSB
News
TNI AD kembali mengevakuasi sebanyak tiga guru SD dari Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Sabtu pukul 08.34 W...
Yahya Terpilih  Ketua  Pokja Wartawan Polres  Jakut
News
Jakarta, sentananews.com Musyawarah pemilihan ketua POKJA Wartawan Jakarta Utara, yang dilaksanakan di balai wartawan Polres J...
Gempa Banjarnegara,  PLN Terjunkan Personil Amankan Listrik
News
PT PLN Area Purwokerto melakukan respon cepat amankan jaringan listrik pasca terjadinya gempa berkekuatan 4,4 Skala Richter (SR...