Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Bikin Pede Lewat Sekolah Anak Percaya Diri

8 Nov. 2018, 23.45.19

Bikin Pede Lewat Sekolah Anak Percaya Diri

Jakarta, sentananews.com

Maya (bukan nama sebenarnya), 10 tahun, lincah menari dengan penuh konsentrasi. Meski geraknya kadang bertabrakan dengan kawan di sebelah, tidak menyurutkan semangat Maya.

Maya adalah salah satu anak korban kekerasan di Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. Menyitir data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, tahun 2017 tercatat 1.406 kasus kekerasan anak di Makassar.

Dulu Maya selalu menutup diri, murung dan tak berani bicara. Semua berubah sejak Maya kecil belajar di Sekolah Anak Percaya Diri.

Sekolah informal asuhan Nuraeni ini berdiri sejak 2016. "Saya membuka sekolah ini karena prihatin melihat anak-anak korban kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan seksual di lingkungan sekitar," ujar Nuraeni.

Sesuai namanya, sekolah ini bertujuan mengembalikan rasa kepercayaan diri anak-anak. Melalui pembelajaran kebersihan diri dan lingkungan, membuat kerajinan, pengembangan bakat dan minat serta pendidikan akhlak.

Perkembangan anak-anak dimonitor oleh Nurfadhilah Hilman selaku "guru" sekolah melalui asesmen bulanan. "Saat ini ada sekitar 65 anak-anak yang ikuti sekolah setiap Jumat dan Minggu siang," kata Nuraeni.

Perjuangan Nuraeni tidaklah mudah, beruntung ia tak berjalan sendiri. Upayanya didukung Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII. Ade Oce, Operation Head Terminal BBM Makassar MOR VII, menjelaskan bahwa Sekolah Anak Percaya Diri merupakan bagian dari program CSR wilayah operasinya.

"Kami tidak asing dengan Bu Nuraeni, karena beliau adalah mitra binaan Pertamina. Makanya ketika beliau mengemukakan gagasan sekolah ini, kami dukung penuh," kata Ade. Pertamina memberikan sokongan melalui pengadaan sarana belajar dan dana operasional sekolah.

Pekerja Pertamina pun menyempatkan waktu mengisi sesi kegiatan belajar mengajar di Sekolah Anak Percaya Diri. Seperti yang dilakukan Ade beserta beberapa pekerja TBBM Makassar pada Rabu (07/11). Mereka berbagi pengetahuan tentang operasi TBBM, dan memberi motivasi agar anak-anak mengejar cita-cita mereka.

Lewat sekolah ini, anak-anak berangsur meraih kembali kepercayaan diri dan keceriaannya. Kini mereka berani mengungkapkan pendapat, lebih santun dan pede di muka umum. Pada perayaan Hari Kemerdekaan RI Agustus lalu, mereka tampil percaya diri membawakan tarian di depan para tamu undangan.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...
​Jelang Pemilu, Website KPU Jadi Sasaran Ancaman Serius
News
Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran ancaman yang serius menjelang Pemilu 2019 mendatang. Bahkan ancaman tersebu...