Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Danpusterad: Media Massa Bagian dari Elemen Bangsa

27 Maret 2018, 17.15.52

​Danpusterad: Media Massa Bagian dari Elemen Bangsa

Jakarta, sentananews.com

Media massa merupakan bagian dari elemen bangsa, yang secara bersama-sama dengan TNI AD menyiapkan potensi nasional secara cepat dan tepat, dalam menginformasikan berita terkini dari berbagai daerah perkotaan sampai daerah terpencil.

Hal tersebut dikatakan Komandan Pusterad Mayjen TNI Hartomo dalam acara Coffee Morning Danpusterad bersama insan pers, di Markas Pusterad, Jl. Setu Raya No.27, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (26/3).

Danpusterad mengatakan, silaturahmi bersama insan pers merupakan salah satu metoda pembinaan teritorial (Binter) yang harus diterapkan kedalam kehidupan Prajurit TNI AD.

"Dalam pelaksanaannya dapat diterapkan pada seluruh strata masyarakat, salah satunya dengan insan pers (media cetak, media elektronik dan media online) guna menginformasikan segala kondisi wilayah yang ada di kota maupun pelosok daerah Indonesia untuk memelihara serta meningkatkan hubungan yang erat guna terwujudnya saling pengertian serta kebersamaan antara personil Satintelter Pusterad dengan media massa dan kebijakan TNI AD yang berkaitan dengan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat," paparnya.

Oleh karena itu lanjut Danpusterad, komunikasi insan pers diharapkan mampu memberikan informasi berita terkini yang terjadi, sehingga bisa memantau perkembangan situasi nasional, dan bertindak serta mengantisipasi terjadinya berbagai permasalahan.

Tujuan diadakannya acara ini sambung Danpusterad, untuk menjalin hubungan baik antara Insan Pers dengan Pusat Teritorial Angkatan Darat, sehingga dapat dijadikan sarana tukar menukar informasi perkembangan situasi secara tepat dan akurat dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

"Selain itu, terciptanya pemahaman dan kesamaan persepsi dan kerjasama yang erat dengan insan pers dalam upaya meningkatkan kemanunggalan TNI - Rakyat melalui sarana informasi sehingga dapat terhindar dari berita hoax yang saat ini sedang marak terjadi," pungkasnya.

Turut hadir, Wadan Pusterad Brigjen TNI Joko Warsito, Komandan Satintelter Letkol Inf I Made Riawan, para Direktur jajaran Pusterad, para Perwira dan anggota Pusterad. (rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Aroma Korupsi Menyeruak dari Tiga Kementrian
News
Center For Budget Analysis (CBA) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut potensi kerugian negara sebesar Rp ...
Bawaslu Usul Nama Caleg Koruptor Dipampang di TPS
News
BUNTUT dari keputusan Bawaslu RI meloloskan eks napi koruptor menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD I dan II, DPR RI dan DPD di...
​Pameran Seni Printmaking 2018 hadir di Plaza Indonesia
News
Sampai saat ini seni Printmaking and Paper Art di Indonesia masih kurang diminati dan dikenal oleh sebagian masyarakat luas dib...
​Perludem: Hoaks Jadi Ancaman Serius di Pemilu 2019
News
Peredaran berita bohong alias hoaks di media sosial dinilai menjadi ancaman serius bagi jalannya Pemilu 2019. Pembuatan hoaks b...
​Gelaran Pertamina Budaya, Jaga Kelestarian Tari Topeng
News
PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (Pertamina Internasional EP) beker...
​Resmi Cawapres, Ma'ruf Mundur dari Rais Aam PBNU
News
Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), setelah resmi menjadi cal...
​Pertamina Run For Charity 6,1 KM Bantu Pendidikan di Belawan
News
Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap sesama, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I menyelenggarakan ...
Jakut Prioritaskan Perbaikan Saluran
News
Jakarta, sentananewsMemasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memprioritaskan program penanggulangan...
​Gaduh Impor Beras Buwas vs Mendag Kontraproduktif
News
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso 'berseteru' dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita karena polemik impor...