Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Rumah Jenderal (Purn) Diteror Tembakan

5 Feb. 2018, 0.10.19

Rumah Jenderal (Purn) Diteror Tembakan

Jakarta, sentananews.com

Jelang Pilkada, teror Kejahatan bersenjata kembali terjadi. Kali ini menimpa rumah kediaman Mayjen (Purn) H.Tatang Zaenudin di Jalan Bukti Pasir, Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Rumah mantan Deputi Operasi Basarnas ini ditembaki orang tak dikenal.pada selasa (30/1/2018) lalu.

Kronologinya, bermula pada sekitar pukul 14.45 WIB, ketika Nyona Euwis istri Tatang sedang duduk-duduk di pavilium teras depan rumahnya, tiba-tiba dikejutkan oleh suara ledakan yang keras. Ledakan itu membuat nyonya Tatang berlari kedalam rumah dan memanggil Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang ada dirumahnya.

Ketika diperiksa, kemudian PRT menemukan kaca depan paviliun retak dengan ada lingkaran kecil yang di duga adalah hantaman proyektil peluru.

Kemudian pada pukul 14.50 Nyonya Tatang langsung menghubungi suaminya (Pak Tatang) yang saat itu sedang berada di luar kota (Menado). Setelah keluarga saling berkoordinasi maka keluarga menyimpulkan untuk memberitahu Ketua RT dan keamanan setempat.

"Tidak usah panik, tenang saja Bu," ungkap Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin saat menceritakan kronologis kejadian, kepada awak media, di kediaman Rumahnya Minggu (4/2/2018).

Ia menjelaskan, sampai detik ini, kami pihak keluarga sangat yakin bahwa, kami tidak memiliki musuh ataupun persoalan kepada pihak manapun. Walaupun banyak orang yang mengaitkan teror ini karena perjalanan politik saya beberapa bulan lalu, yang mewarnai bursa bakal calon Gubernur Jawa Barat. Tetapi saya yakinkan bahwa itu tidak benar," jelas Tatang.

Kebenaran tentang motif teror kepada kami sekeluarga lanjutnya, akan terungkap jika pelakunya tertangkap, dan siapa dalang dari ini semua.

"Jadi kami meminta kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk segera bertindak agar kami mendapatkan keadilan hukum," lanjutnya.

Tatang menegaskan, tindakan teror menggunakan senjata adalah kejahatan besar yang harus menjadi perhatian aparat penegak hukum. Jika pelakunya tidak segera tertangkap, maka tindakan teror dikemudian hari akan tumbuh, dikarenakan ketidakmampuan aparat dalam melindungi masyarakat. Namun tegas Tatang jika teror ini dilakukan untuk membungkam suara kami yang selalu lantang menolak ketidak adilan, dan istiqomah dalam membela kebenaran maka 1000 peluru pun tidak akan mampu membungkam kami," tegasnya.

Sampai saat ini pihak aparatpun belum dapat memberikan keterangan motif apa dibalik penembakan ini.

"Kejadian ini sama saja seperti membangunkan macan yang sedang tidur. Kalian tidak akan dapat tidur dengan nyenyak, karena aparat penegak hukum akan menemukan kalian dimanapun kalian berada saat ini. "Saya akan tuntaskan sampai kedalang yang sebenarnya," pungkasnya.(rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Tokoh Pemuda Kembangan Bagikan Santunan
News
Jakarta, sentananews.comRatusan janda dan anak yatim piatu mendapat santunan dari tokoh pemuda Kecamatan Kembangan, Jakarta Bar...
TKN Jokowi-Amin Bertandang ke MK
News
Jakarta, sentananews.comTim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma'ruf Amin akan bertandang ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Kita akan kon...
Sampah Bekas Kerusuhan di Jakbar Dibersihkan
News
Jakarta, Sentananews.comSampah bekas kerusuhan 22 Mei di sejumlah jalan, yakni Jalan KS Tubun, Jalan Brigjen Katamso, Fly Over ...
TKN: Pernyataan BW Tidak Etis Terhadap MK
News
Jakarta, sentananews.comTim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Jokowi- Ma'ruf, menanggapi pernyataan Ketua Tim Hukum Prabo...
​PLN Peduli Pendidikan Beri 1000 Al-Quran untuk Aceh
News
Sepanjang Bulan Ramadan ini PT PLN (persero) terus membagikan kebahagiaan bersama, kali ini melalui Program PLN Peduli dalam ra...
Yusril Sambut Baik Pendaftaran Sengketa Pilpres Kubu 02 Ke MK
News
Jakarta, sentananews.comYusril Ihza Mahendra, selaku Ketua Tim Advokasi Jokowi-Ma'ruf Amin menyampaikan, menyambut baik pendaft...
Normalisasi Medsos, Menkominfo Ajak Warganet Jaga Dunia Maya
News
Terhitung mulai, Sabtu (25/05/2019) pukul 13.00 WIB, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan normalisasi pembata...
​Jokowi dan Sandi Dijadwalkan Hadir di Silatnas HIPMI
News
Presiden terpilih Joko Widodo dan Cawapres Sandiaga S.Uno dijadwalkan akan menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) HIPMI set...
Alumni 212: Manfaatkan Sisa Bulan Puasa untuk Rekonsiliasi
News
Keputusan calon presiden (capres) Prabowo Subianto menggugat hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) d...