Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Di Gereja Pantekosta Pelaku Pakai Bom Mobil

13 Mei 2018, 10.53.19

Di Gereja Pantekosta Pelaku Pakai Bom Mobil

Surabaya, sentananews.com Pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno Surabaya, Minggu pagi menggunakan bom mobil.

"Pelaku yang melakukan bom bunuh diri di Gereja pantekosta menggunakan mobil. Kalau yang di Ngagel (Santa Maria Tak Bercelah) baru motor," ujar Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin ketika mengunjungi TKP Gereja Pantekosta setelah terjadi rentetan bom Surabaya, Minggu (13/5) pagi.

Berdasarkan pantauan Kepala UPTD 1 Surabaya Pusat Dinas Kebakaran Kota Surabaya Arie Bekti di lokasi kejadian, puluhan sepeda motor yang diduga milik jemaat yang terparkir tepat di depan gereja Pantekosta Surabaya ini hangus terbakar.

Rentetan bom di Surabaya terjadi di tiga gereja berbeda di Surabaya, Minggu pagi.

Ledakan pertama terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercelah Ngagel pukul 07.30 WIB, kemudian di GKI Jalan Diponegoro pukul 07.35 WIB, dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuna pukul 08.00 WIB.

Menurut Machmud, saat ini TKP di Ngagel sudah dinyatakan aman dan tinggal dilakukan olah TKP, sementara di GKI Diponegoro dan Gereja Pantekosta masih disisir.

"Semua di sini juga belum terlalu bersih, kita masih melakukan disposal terhadap dugaan kuat ada bom yg masiho didekap pelaku, mungkin maish belum meledak," ujarnya.

Pelaku Perempuan

Sementara ledakan bom di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro, Surabaya, diduga terjadi akibat bom bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan di area parkir dekat gereja.

Ledakan bom di gereja tersebut menewaskan seorang perempuan yang diduga pelaku bom bunuh diri, dan dua orang anak. Namun belum diketahui apakah kedua anak tersebut memiliki hubungan dengan terduga pelaku perempuan atau tidak.

"Ledakan terjadi sekitar pukul 07.00 saat jemaat melakukam misa, bom meledak di area parkir motor. Diduga perempuan itu pelaku, belum tahu apa membawa anak, atau korban orang lain," kata pihak kepolisian setempat, Minggu (13/5).

Sampai saat ini, masih ada bom lain yang belum meledak di lokasi kejadian, dan sedang dijinakkan oleh petugas kepolisian.

Ledakan yang diduga berasal dari bom bunuh diri terjadi di tiga tempat saat jemaat melakukan ibadah, yakni di depan Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel utara, GKI Diponegoro, dan Gerega Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Sawahan di Jalan Arjuno, Surabaya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 dengan selisih waktu hanya sekitar lima menit.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, kronologi ledakan bom tiga tempat itu ialah pelaku menyamar menjadi jemaat gereja, kemudian meledakkan dirinya sendiri hingga mengenai sejumlah korban. "Pelaku pura-pura ingin masuk gereja, tapi kenyataannya mereka melakukan seperti itu," ujarnya.

Pengamat Terorisme Harits Abu Ulya menilai serangan ini terorganisir dengan baik, mencermati ada selisih waktu antara tiga tempat kejadian yang hanya sekitar lima menit.

"Hari Ahad dimanfaatkan menjadi momentum yang mudah. Modus pelaku pura-pura ingin mengikuti misa, dengan plot yang sama yakni serangan bunuh diri. Kasus Mako Brimob jadi energi mereka gerak lebih cepat. Para wanita yang bergerak, intuisi saya para janda," ungkapnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Satu Bola Lampu, Sejuta Harapan Kota Palu
News
"Satu bola lampu yang menyala memberi harapan sejuta pedagang di kota Palu"Kalimat di atas meluncur dari Simpra Tajang (51), pe...
Orasi Ilmiah di Lustrum XIII UKI, Jokowi Tantang Bikin Prodi Baru
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat UKI dalam rangka Lustrum ke-XIII atau Dies Nat...
Kepatuhan Pembangunan Sesuai Zonasi Tata Ruang Perlu Ditegakkan
News
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan pentingnya masyarakat untuk bisa hidup harmonis dengan bencana. T...
Film Keira, Kisah Gadis Dengan Tujuh Kepribadian
News
Jakarta, sentananews.comFilm bergenre thriller psyhcology memang sangat jarang di Indonesia, hanya satu film yang pernah mengam...
​Ahmad Bambang Terpilih Sebagai Wakil Ketua Senat Unsuri
News
Rektor Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya, Dr.Ir.Gunawan Adji MT mengungkapkan, bahwa penunjukan Deputi Bidang Usaha Kons...
​Belum Tersangka, SP PLN: Sofyan Basir Pemain Tulen​
News
Ketua Umum Serikat Pekerja PLN, Jumadis Abda mengaku heran dengan status Direktur Utama PLN, Sofyan Basir dalam kasus PLTU Riau...
Wisuda  Mencapai 5 Periode, Tak  Langgar Ketentuan Kemendikti
News
Jakarta , sentananews.comRektor Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI Prof. Dr. H. Sumaryoto mengatakan bahwa kepercayaan masy...
​Korban Meninggal Gempa Sulteng 2.002 Orang
News
Data terbaru jumlah korban meninggal dunia dalam musibah gempa dan tsunami, di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, hingga Selas...
​Relawan Pertamina Datangi Pengungsi di Bukit Donggala
News
Relawan Pertamina terus bergerak memberikan pertolongan korban gempa dan tsunami di wilayah Palu, Donggala, Sigi, dan sekitarny...