Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Di Hadapan Jokowi, GMKI Minta Tempat Bersejarahnya Dikembalikan

16 Sep. 2018, 9.23.10

Di Hadapan Jokowi, GMKI Minta Tempat Bersejarahnya Dikembalikan

Jakarta, SENTANA

DI hadapan Presiden Ir, H, Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Sahat Philips Sinurat meminta agar pemerintah bersedia mengembalikan tempat bersejarahnya dikembalikan. Tempat bersejarah yang dimaksud adalah sebuah rumah dan lahan yang terletak di JalanKebun Sirih, Jakarta, yang saat ini ditempati oleh PT. Garuda Indonesia.

"Sebelumnya, tempat kami tersebut adalah kantor kedutaan besar India. Kami berikan dipinjam karena kala itu India tidak memiliki tempat untuk kantor kedutaannya," kata Sahat dalam kesempatannya memberikan kata sambutan di acara kongres GMKI XXXVI di Green Forest Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9/2018).

Menurut Sahat, dahulu tempat tersebut merupakan rumah tokoh pendiri GMKI, Johanes Leimena. Karena tidak memiliki kantor secretariat, oleh Leimena tempat tersebut diberikan ke GMKI. Di tempat itulah GMKI dideklarasikan pada Tahun 1950.

"Di data BPN surat tanah tempat itu masih atas nama GMKI," kata Sahat kepada SENTANA di sela-sela waktu istirahat acara kongres, Sabtu (15/9/2018).

Sementara itu, menurut Ketua LBH PP GMKI, Sandi Situngkir, S.H, M.H, upaya untuk merebut kembali tempat tersebut sudah dilakukan dan hasilnya nihil. Pasalnya, kata dia, tidak ada surat atau sertifikat sebagai bukti kepemilikan tempat tersebut.

"Tidak ada yang tahu dan mengaku siapa yang memegang surat atau sertifikat tanah dan bangunan tersebut. Sudah sejak lama sebenarnya diupayakan untuk mengambil kembali asset tersebut, bukan saat ini saja," kata Sandi kepada SENTANA, Sabtu (15/9/2018).

Dengan hadirnya, sekaligus membuka kongres, Presiden Jokowi diharapkan dapat membantu proses pemulangan kembali asset GMKI tersebut mengingat tempat itu merupakan bagian penting sejarah GMKI. Semoga!. (ARP)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...
​Jelang Pemilu, Website KPU Jadi Sasaran Ancaman Serius
News
Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran ancaman yang serius menjelang Pemilu 2019 mendatang. Bahkan ancaman tersebu...