Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Dipungut Retribusi, PKL Tetap Digusur

27 Feb. 2015, 13.24.24

Dipungut Retribusi, PKL Tetap Digusur

Bogor, sentananews.com PULUHAN lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kecamatan Sukaraja, dibongkar paksa oleh aparat gabungan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor, Polres Bogor, serta TNI, karena berdiri secara ilegal dan tak berizin.

Dalam aksinya, terjadi sejumlah perlawanan dari sejumlah pedagang yang tidak terima lapaknya dibongkar. Sehingga saling dorong antara aparat dengan PKL tak terhindarkan.

Salah satunya pedagang Hari Tonang (50), merasa dirinya telah membayar iuran retribusi kepada oknum aparat kecamatan untuk pengamanan tempat usahanya. "Setiap bulan saya membayar 100 ribu ke pihak kecamatan, sebagai uang keamanan untuk tempat usaha kami ini. Tapi kenapa masih saja tetap dibongkar? Kalau begitu, bongkar semua lapak yang ada, jangan pilih kasih dalam pembongkarannya," tegasnya.

Namun banyak juga pedagang yang hanya pasrah ketika petugas membongkar tempat usahanya. Yanto (45), salah satu pedagang yang lapaknya dibongkar menyatakan pasrah, ketika tempat usahanya itu dibongkar aparat. "Ya mau bagaimana lagi, kalau memang harus dibongkar saya ikhlaskan saja," ungkapnya kepada SENTANA, Kamis (26/2/2015).

Meskipun begitu, dirinya menyatakan akan tetap kembali mendirikan lapak yang baru ditempat yang sama. Walaupun sudah berkali-kali dibongkar oleh aparat penegak perda Kabupaten Bogor. "Saya akan tetap mendirikan kembali tempat usaha saya ini, walaupun pasti dibongkar lagi sama mereka (Satpol PP). Karena ini adalah satu-satunya cara saya menafkahi keluarga saya," katanya.

Dirinya meminta agar aparat juga membongkar seluruh lapak yang ada di lokasi tersebut. "Bongkar semuanya jangan cuma punya rakyat kecil, seperti milik kami saja yang diratakan," tandasnya.

Sementara itu, Kabid Dalops Satpol PP Kabupaten Bogor, Asnan mengatakan, pihaknya sengaja melakukan pembongkaran puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL), yang berada di sepanjang Jalan Raya Jakarta-Bogor Kecamatan Sukaraja, karena lapak-lapak tersebut dianggap melanggar garis sempadan sungai (GSS) dan membuat kumuh taman yang ada.

"Kami melakukan pembongkaran bangunan liar yang ada di sepanjang sisi jalan raya Jakarta-Bogor ini, selain mendapatkan laporan dan keluhan dari warga setempat, juga dalam program pergerakan ketertiban daerah, karena bangunan-bangunan ini memang sudah sangat meresahkan serta melanggar GSS, yang seharusnya tidak diperuntukkan tempat usaha," ucapnya usai memimpin proses pembongkaran PKL tersebut.

Asnan melanjutkan, dalam penertiban tersebut pihaknya menurunkan 2 peleton personel gabungan dari Pol PP, Polres Bogor dan juga TNI. "Kami tertibkan seluruh bangunan yang berdiri di tiga wilayah kecamatan yakni Cibinong, Sukaraja dan juga Babakan Madang. Dengan dibantu aparat dari kecamatan, Kodim dan Polres untuk pengamanan penertiban," tandasnya.

Penulis: Anwar / Firdaus


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Pulau Seribu Resmikan Gerai Dekranasda
News
Jakarta, sentananews.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu resmikan gerai Dekranasda dan pameran produk unggulan Us...
Belasan Bangli di Bantaran Kali Mati Angke Ditertibkan
News
Jakarta, sentana news. comDalam upaya mengatasi banjir saat musim hujan, belasan bangunan liar yang berada di bantaran Kali Ite...
​Pertamina Sumbagsel Serahkan Ambulans untuk Warga
News
Masih dalam suasana Hari Pahlawan, Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel menyerahkan dua (2) unit mobil ambulans ke...
Pelebaran Alur Tano Ponggol, Tingkatkan Pariwisata di Danau Toba
News
Untuk mendukung pengembangan Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang bertaraf internasiona...
Pertamina Lubricants Dukung Pembangunan RPTRA
News
PT Pertamina Lubricants melalui Production Unit Jakarta turut peduli terhadap pendidikan dan kemajuan anak bangsa melalui progr...
​Dijanji Jadi Pegawai PT KAI, 128 Orang Terpedaya Oknum Penipu
News
Kasus penipuan terhadap 128 orang dengan modus rekrutmen penerimaan pegawai PT KAI yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung ja...
​Presiden Kembali Ungkit Soal Politik Genderuwo
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkit soal politik genderuwo dengan menyebut ada pihak di dalam negeri yang mencoba ...
​PBB Minta Gerindra Tak Ikut Campur Urusan Partainya
News
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noor mengatakan Partai Gerindra jangan ikut campur men...
​Sengketa Lahan Batu Bara, PT SSP Lakukan PK
News
PT Senyiur Sukses Pratama (SSP), perusahaan batu bara di Kalimantan melakukan perlawanan hukum dengan mengajukan banding untuk ...