Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Dirjen Polpum Akui Kelalaian Dalam Pengiriman Surat ke KPK

9 Juni 2016, 19.08.09

Dirjen Polpum Akui Kelalaian Dalam Pengiriman Surat ke KPK

Ilustrasi

​Jakarta, Sentananews.com

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Soedarmo mengakui adanya kekeliruan dalam pengiriman surat lembaga kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

"Ini kesalahan saya yang tidak memberikan kontrol, khususnya nama instansi yang tidak dilihat lagi. Ini otomatis menjadi tanggung jawab saya yang seharusnya memberikan arahan dan pembinaan di jajaran Ditjen Polpum," kata Soedarmo, di Jakarta, Kamis (09/06).

Dia menyatakan tidak ada unsur kesengajaan dalam menuliskan nama instansi antirasuah tersebut, sehingga dugaan sabotase sebagaimana dikatakan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo adalah tidak benar.

Label surat yang berisi informasi dan laporan resmi dari Kemendagri kepada KPK tersebut ditulis oleh pegawai honorer yang baru tiga bulan bekerja di lingkungan Ditjen Polpum Kemendagri.

Surat tersebut rupanya tidak diteliti kembali oleh pegawai negeri sipil bagian administrasi di Ditjen Polpum, sehingga kesalahan penulisan oleh karyawan "outsourcing" tersebut lolos hingga diterima KPK.

"Itu staf 'outsourcing' atau honorer yang menulis. Staf kami ini memang belum paham betul terkait masalah KPK, sehingga terjadi kesalahan yang seharusnya Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi Komisi Perlindungan Korupsi," kata Soedarmo pula.

Surat dari Mendagri yang diterima KPK pada 7 Juni 2016 tersebut, berisikan laporan terkait isu-isu aktual yang setiap pekan selalu dikirimkan Kemendagri kepada beberapa instansi pemerintahan.

Akibat kelalaian itu, staf honorer tersebut mendapat sanksi pemberhentian dari Kemendagri supaya menjadi pembelajaran bagi staf lain.

"Yang bersangkutan kami periksa karena sudah lalai. Itu risiko karena sudah melakukan kesalahan, sehingga perlu ada sanksi pemecatan," katanya lagi.

Terkait akan hal itu, Mendagri Tjahjo Kumolo langsung menyatakan bahwa kesalahan penulisan nama instansi itu merupakan aksi "sabotase" yang dilakukan untuk memperburuk citra lembaga.

"Jelas ini sabotase yang sudah disiapkan, selama ini tidak pernah ada surat ditujukan kepada siapa pun yang terdapat kesalahan, dan ini ada kesalahan yang fatal," kata Mendagri.

Editor: Khoerul Kahfi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Tepat HUT RI, PT PEP Lakukan Tajak Sumur Eksplorasi Wolai – 001
News
Komitmen PT Pertamina EP anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang hulu migas, sekaligus dibawah naungan S...
​Asian Games 2018, RSPP Siagakan 80 Tenaga Medis
News
Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dipercaya menjadi Tim Medis untuk proses Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018. RSPP...
Suhu Politik Meningkat, ​Stop Kampanye Hitam
News
Ketua Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB), Suryo Susilo, meminta semua pihak untuk bisa menahan diri dalam penggunaan media so...
Ribuan Warga Balikpapan Antusias Ikuti Jalan Sehat
News
Lebih dari 5.000 warga Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) dan sekitarnya antusias mengikuti jalan sehat dan bersih lingkunga...
Sebulan Penuh Lomba  HUT RI Ke 73 di PIK
News
Jakarta, sentananews.com Semarak memperingati hari lahir Republik Indonesia yang ke 73 , seluruh rakyat Indonesia turut merama...
Semangat Merah Putih dari Anjungan Lepas Pantai PHE ONWJ
News
PT Pertamina Hulu Energi OffShore North West Java (PHE ONWJ), kontraktor di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas, melaku...
Aksi Heroik, PLN Beri Bantuan Yohanis Beasiswa Hingga S1
News
Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan oleh Yohanis siswa SMP di Atambua, NTT, PLN Peduli mengapresiasi tindakan tersebut den...
PLN Meriahkan Tahuna dengan Konser Kemerdekaan HUT RI ke-73
News
Masih dalam rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 73, PLN meriahkan malam di salah satu Kota di Pulau terluar Indonesia, yai...
Menteri Basuki : Kemerdekaani Jembatan Emas Wujudkan Bangsa  Mandiri
News
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 menjadi momentum untuk terus mewujudkan semangat Proklam...