Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

DKI Diminta Gandeng Swasta Menata Tanah Abang

8 Okt. 2017, 20.55.34

DKI  Diminta  Gandeng Swasta Menata Tanah Abang

Pedagang di Tanah Abang

Jakarta, sentananews.com

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dinilai tidak memiliki program dan solusi untuk menata kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasalnya, penyelesaian terhadap keberadaan para Pedagang Kaki Lima (PKL), hanyalah kegiatan sebatas penertiban, serta mobilisasi petugas Polisi Pamong Praja (Pol PP) tanpa solusi merelokasi pedagang.

Padahal, Pemprov DKI, baik tingkat Kota atau Kecamatan, Kelurahan, harusnya punya terobosan menggandeng swasta untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar pasar Tanah Abang, sebagai lahan relokasi PKL jalanan, namun Hal itu belum dilaksanakan Pemprov.

Menyikapi PKl Tanah Abang,Camat Dedi Arif mengatakan, Pemda barusaha merelokasi PKL ke pasar Blok G, milik PD.Pasar Jaya, perusahaan Pemda, namun para pedagang tidak betah, karena fasilitasnya kurang layak, dan konsumen enggan belanja, karena fasilitas tersebut. Jika PKL direlokasi ke lahan Kosong milik PT.Kereta Api Indonesia. "Tentunya kita harus berkoordinasi dulu dengan pihak PT.KAI. Lahan tersebut, saat ini dikerjasamakan dengan PT.Adimas, sementara setiap hari Senin- Kamis digunakan pedagang Tasik, dagangan busana Muslim. Pihak Kecamatan mengharapkan relokasi PKL demi penataan kawasan Tanah Abang, tapi terkendala lahan penampungan," ujar
Dedi, (8/10).

Berkaitan tindakan Pemprov yang kerap menertibkan PKL Tanah Abang, menurut Heru, pengurus pedagang Tasik Tanah Abang, kepada Harian Sentana (8/10) mengatakan, Penertiban Pol PP bukanlah solusi menata kawasan bisnis perdagangan busana tersebut. "Bukanlah penyelesaian akhir permasalahan pedagang dengan Pol PP, akan tetapi Pemprov DKI harus menggandeng serta membantu Swasta mencari lahan Kosong, sebagai solusi penampungan para PKL yang selalu mengganggu ketertiban umum," ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya ingin merekrut seluruh pedagang Tanah Abang,supaya direlokasi ke tempat lahan PT.KAI, agartidak lagi mengganggu ketertiban umum. "Akan tetapi harus dengan bantuan Pemprov DKI Jakarta dan bekerja sama dengan pemilik lahan. Sehingga nantinya PKL ditampung di satu tempat relokasi," kata Heru.

Menyikapi penertiban, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Rahmat Efendi mengatakan, sebaiknya jalan penyeberangan orang dibangun dari stasion Tanah Abang ke pasar tiap blok, jadi penumpang kereta tidak turun ke jalan. Pagar pembatas trotoar dibuat dan pagar tengah, jalan di seberang stasiun dibangun pasar yang baru oleh PD.Pasar Jaya, serta angkutan umum dievaluasi kembali, apakah trayeknya atau jumlah armadanya harus disesuaikan. "Hal itu sudah pernah saya sampaikan kepada tim Bapedda, namun tidak ada tindak lanjutnya," ujarnya, (8/10). PS

Penulis : Partahi Sianturi



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Panglima TNI Ditolak Masuk Amerika Serikat.
News
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dikabarkan ditolak masuk ke Amerika Serikat oleh Pemerintah AS.Kabar itu diterima Jendera...
Bakamla Hadiri Apel Hari Santri 2017
News
Kepala Biro Umum Bakamla RI Laksma TNI Suradi AS, S.T., S.Sos., M.M. mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, SE, MH...
Polisi Amankan 14 Pendemo di Istana
News
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengungkapkan, pihaknya mengamankan 14 mahasiswa yang b...
Jaga Suasana Kondusif, Dandim 0503/JB Jalin Silaturahmi
News
Dandim 0503/JB, Letkol Kav Andre Henry Masengi, melakukan safari silaturahmi ke sejumlah tokoh dan jajarannya.Salah satunya, Le...
 Laksda TNI Agung Prasetiawan Jabat Asrenum Panglima TNI
News
Fungsi dan tugas perencanaan umum, menempati peran yang sangat strategis dalam proses pembangunan, pengembangan kekuatan dan ke...
Tenaga Konstruksi Indonesia Mampu Saingi Jerman dan Jepang
News
Presiden Joko Widodo berkeyakinan bahwa kualitas konstruksi karya tenaga kerja Indonesia mampu setara dengan konstruksi yang di...
JICA dan JCG Kunjungi Kantor Zona Bakamla RI
News
Delegasi Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Japan Coast Guard (JCG) mengunjungi Kantor Kamla Zona Maritim Barat ...
Markas PMJ Digegerkan Tas Koper Dikira Berisi Bom
News
Markas Polda Metro Jaya digegerkan sebuah benda mencurigakan berupa koper besar yang diletakkab di dekat pos pengamanan pintu m...
PLN Dukung Jakarta Bebas Sampah 2020
News
PT PLN Distribusi Jakarta Raya melalui Corporate Social Responsibility (CSR) turut mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam mengemba...