Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

FSPPB: Rencana Share Down dan Spin Off Tak Selesaikan Masalah

21 Juli 2018, 6.30.45

FSPPB: Rencana Share Down dan Spin Off Tak Selesaikan Masalah

Jakarta, sentananews.com Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar mengungkapkan, penjualan aset Pertamina yang diajukan Direksi berupa share down aset hulu dan spin off bisnis refinery tidak akan menyelesaikan root cause permasalahan keuangan Pertamina yang terjadi akibat kerugian pada salah satu bisnis utama Pertamina, yaitu penjualan BBM jenis Solar, Premium dan Pertalite yang mengakibatkan kas operasional negatif.

Hal ini disampaikan Arie kepada sejumlah wartawan di Sekretariat FSPPB, Kantor Pertamina Pusat, Jakarta (21/7). "Penyelesaian dengan cara menjual aset hanya untuk memperbaiki kas operasional perusahaan yang bersifat sementara karena akan segera habis kembali untuk menutupi kerugian bisnis penjualan Solar, Premium dan Pertalite yang masih terjadi," tukasnya.

Dan menurut dia, hal ini justru akan jauh lebih merugikan Pertamina ke depan bila aset yang dijual adalah aset yang menguntungkan dan strategis.

"Yang jelas upaya pelepasan asset untuk menanggulangi kondisi keuangan saat ini itu bukan hal yang tepat, karena itu hanya akan menggali lobang dan tutup lubang saja. Pasalnya, lubang yang digali akan semakin dalam. Apalagi kalau asset yang kita jual ternyata produktif maka potensi pendapatan untuk menutup lubang yang berikutnya itu akan susah," kata Arie.

Lebih jauh Arie mengatakan, jika ingin menyelesaikan masalah keuangan Pertamina, maka harus dilakukan dari akar masalahnya yaitu harga premium dan solar. "Tadi sempat disampaikan oleh Menteri BUMN bahwa saat ini sedang diupayakan, bahkan sudah hampir sampai di tujuan yaitu pemerintah sedang mengusahakan subsidi solar. Mudah-mudahan dengan adanya tambahan subsidi di komoditi solar, maka cash flow perusahaan akan sedikit membaik," pungkasnya.

Sementara Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sarjito mengungkapkan, rencana share down itu sebenarnya masih berupa wacana dan perlu dilakukan kajian lebih dalam.

Kendati demikian, pihaknya mengakui bahwa Kementerian BUMN telah merestui untuk dilakukan kajian atas rencana share down Asset tersebut.

"Surat menteri BUMN yang kemarin itu adalah surat izin untuk melakukan kajian. Kajian itu bisa lama dan mungkin makan waktu bisa setahun bisa dua tahun. Itu terkait dengan rencana mencari strategi partner untuk bisnis hulu maupun hilir," ujarnya di Jakarta, Jumat (20/7).

Pria yang biasa disapa Adim ini juga menampik bahwa kondisi keuangan perusahaan saat ini sedang kritis. Menurutnya, dari sisi penjualan BBM memang sedang dalam tekanan akibat kenaikan harga minyak dunia yang hingga kini belum juga diikuti kenaikan harga premium dan solar. Namun terlepas dari sisi keterbatasan modal, Pertamina memang perlu menggandeng parthner yang strategis.

"Perlu dipahami bahwa industri migas itu padat modal dan beresiko tinggi. Teknologinya juga butuh tinggi, sehingga kita perlu mencari strategi partner. Hal ini penting agar kita bisa mengurangi risiko dan juga bisa mengalihkan uang itu ke bidang-bidang lain," pungkasnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Kementerian PUPR Terima Medali Emas Simpul Jaringan Geospasial
News
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerima penghargaan Bhumandala Kanaka Tahun 2018 atau Medali Emas untuk...
 Fokan Dan Dinas Pendidikan  Ajak Pelajar Jakarta Berperan Dalam P4GN
News
Jakarta, sentananews. comSaat ini bangsa Indonesia dalam fase bencana Narkoba, wajib hukumnya bagi seluruh komponen bangsa ambi...
Lurah Sunter Agung Tak akan Ajukan Permohonan Izin Loksem
News
Jakarta, sentananews.comTerkait perizinan lokasi sementara (Loksem) di jalur hijau yang terletak di RW 10, Kelurahan Sunter Agu...
Lingkungan Bersih, Masyarakat Berdaya Melalui Bank Sampah
News
Dalam upaya mewujudkan komitmen dan kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat di bidang lingkungan, PT Pertamina Lubricants m...
 Harbolnas 2018, TCL Bersama Lazada Gelar Diskon Besar Besaran
News
Jakarta, Sentana news. comHari belanja online nasional (Harbolnas) menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat lu...
PKT Kecamatan  Koja Peduli UMKM
News
Jakarta, sentana news. comSebanyak 58 pelaku usaha mikro kecil menegah (UMKM) di wilayah Kecamatan Koja Jakarta Utara, mengiku...
Nikmati Promo Smart Android TV
News
Jakarta, sentananews. comProdusen televisi asal China, yakni TCL akan mengadakan Grand Year and Sale di Lazada pada hari Senin ...
Minim Dukungan DPP, Deklarasi GBB Dukung Jokowi-Amin Ditunda​
News
KETUA Panitia Deklarasi Gerakan Batak Bersatu (GBB) dukung pemenangan Pasangan Capres dan Cawapes Jokowi - Maruf Amin, Bangun S...
Rai Mantra Dinobatkan Sebagai Wali Kota Entrepreneur Award 2018
News
Jakarta, sentanaKomitmen Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra dalam mengelola pariwisata budaya di Kota Denpasar berbu...