Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Garuda Pancasila dan Gamelan Bali untuk Jokowi

10 Agu 2018, 15.00.37

Garuda Pancasila dan Gamelan Bali untuk Jokowi

Jakarta, sentananews.com

Pasangan bakal calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin resmi mendaftar ke KPU, Jumat (10/8). Patung Garuda Pancasila besar dan gamelan Bali mengiringi proses tersebut. Sebelum datang ke KPU, Jokowi-Ma'ruf Amin serta ratusan pendukungnya memulai konvoi dari Gedung Joang 45, di kawasan Cikini, Jumat (10/9) pagi.

Guna memeriahkan konvoi itu, sekelompok relawan Jokowi yang berasal dari Bali membawa patung berbentuk Garuda Pancasila setinggi sekitar 2,5 meter.

Tampak patung tersebut dilapisi oleh kertas karton yang dicat berwarna emas. Konstruksi dalamnya menggunakan kerangka kayu.

Patung tersebut mengalungi perisai-perisai yang didalamnya terdapat logo dari masing-masing sila Pancasila.

Salah satu relawan Jokowi yang membawa patung tersebut, Made, mengatakan peralatan dan bahan-bahan untuk membentuk patung itu sengaja dibawa dari Bali dan dibuat di Jakarta.

Ia sengaja membuat patung itu untuk dibawa saat melakukan konvoi pendaftaran Jokowi-Maruf ke KPU. "Ini sengaja kita bentuk untuk memeriahkan acara pendaftaran Jokowi ke KPU," ujarnya.

Selain terdapat patung Garuda, terdapat pula iring-iringan dua mobil hias berukuran besar yang ikut konvoi pendaftaran Jokowi ke KPU.

Tampak pula iring-iringan relawan yang menggunakan kostum tradisional dari seluruh Indonesia ikut serta dalam konvoi tersebut.

Tak hanya patung Garuda Pancasila, warga Bali juga menyumbangkan bunyi-bunyian yang mewarnai ajang pendaftaran capres-cawapres itu.

Tabuhan gamelan dan alat perkusi khas Bali itu menyambut kedatangan Jokowi-Ma'ruf Amin di kantor KPU.

Sejak pagi, puluhan relawan yang tergabung dalam Jangkar Jokowi memainkan Bleganjur, seni musik khas Pulau Dewata.

"Kalau di Bali biasanya penyambutan untuk kepala daerah. Ini elemen kegembiraan menyambut Pak Jokowi," ucap I Ketut Guna Artha, Ketua Presidium Nasional Jangkar Jokowi saat ditemui di lokasi, Jumag (10/8).

Ketut menyampaikan mereka sudah menanti Jokowi sejak pagi. Beberapa di antara pemain musik relawan Jangkar Jokowi adalah orang asli Bali.

Gelaran musik rakyat ini, imbuhnya, ditujukan untuk mengingatkan Jokowi untuk tetap dekat dengan rakyat. "Agar Pak Jokowi tetap dekat dengan rakyat. Sama kan yang lain orasi-orasi, biar masyarakat enggak bosan saja," tutur dia.

Jokowi sudah datang bersama Ma'ruf Amin dan petinggi koalisi. Para relawan sempat berteriak histeris menyambut Jokowi. "Jokowi! Jokowi! Jokowi!" teriak mereka sambil mengangkat jari telunjuk dan jempol membentuk huruf 'J'.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Banyak Bermain Proyek, KPK Harus Periksa Kemenkes
News
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui satuan kerja Sekretariat Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) di tahun anggaran 2016 menj...
HUT Golkar ke 54, Presiden: Indonesia Terus Menanti Karyamu
News
Puncak peringatan HUT Partai Golkar yang ke-54, Minggu (21/10) sore berlangsung meriah. Dengan mengangkat tema "Bersama Rakyat,...
Terkait Penyegelan 3 Gereja di Jambi, GMKI Se-Indonesia Serentak Gelar Aksi
News
BUNTUT adanya penyegelan terhadap tiga Gereja di Kota Jambi pada tanggal 27 September 2018 yakni; Gereja GSJA, GMI, dan HKI ber...
​Pelukan YBM PLN untuk Pengungsi Dusun Wombo
News
Petang itu, jumat (28/9) Masliani (25) masih terkulai lemas di salah satu ruangan Puskesmas Pantoloan, Palu. Dirinya masih mela...
Tanggap Darurat Bencana Harus Sediakan Fasum dan Fasos
News
Kepala Subdirektorat Konstruksi Berkelanjutan Kementerian PUPR, Brawijaya mengatakan, pemerintah telah berupaya keras untuk dap...
​Pemerintah Bersatu Pulihkan Wilayah Terkena Bencana
News
Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletu...
Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...