Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Gubernur Anies Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Blessmiyanda Jadi BPPBJ

28 Sep. 2018, 6.40.16

Gubernur Anies Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Blessmiyanda Jadi BPPBJ

Victor Aritonang

Jakarta, sentananews.com


Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pada Selasa (25/9 2018) melantik 16 pejabat eselon II (dua) dan III (tiga) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balai Agung Balai Kota DKI Jakarta. Salah satu pejabat yang dilantik, Blessmiyanda Plt Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ) diangkat menjadi Kepala BPPBJ.

Keputusan Gubernur Anies, pasca mundurnya Wagub Sandiaga Uno untuk menjadi Cawapres mendampingi Capres Prabowo Subianto, menunjuk Bless menjadi Kepala BPPBJ, sontak mengejutkan banyak pihak, khususnya KADIN.

Pasalnya, KADIN yang saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, menyuarakan penghapusan lelang konsolidasi dan pengembangan UMKM, dan aspirasi tersebut diakomodir oleh Anies-Sandiaga sebagai peserta Pilkada saat itu, kini KADIN kecewa atas keputusan Gubernur Anies menunjuk Bless sebagai Kepala BPPBJ.

"KADIN Jakarta Pusat sangat kecewa atas keputusan Gubernur Anies yang menunjuk pejabat bermasalah, yang pernah dicopot dari jabatannya oleh Gubernur DKI, kini justru dijadikan Kepala pada lembaga yang sama, yakni Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa. Dia Blessmiyanda" ungkap Ketua Kadin Jakarta Pusat, RH Victor Aritonang, pengusaha yang kerap menyuarakan dan memperjuangkan pengusaha kecil dan menengah, serta pelaku usaha UMKM.

Dikatakan Victor, bahwa Bless pejabat dinilai berperan besar merugikan banyak pengusaha kecil-menengah dan pelaku usaha UMKM, dibalik penerapan lelang konsolidasi.

Blessmiyanda pada awal pemerintahan Gubernur Anies dan Wagub Sandiaga, pernah mengungkapkan, ketidaksetujuannya terhadap rencana pemprov menghapus kebijakan lelang konsolidasi.

Lelang konsolidasi merupakan penggabungan proyek-proyek sejenis bernilai kecil sehingga memiliki nilai besar, telah menutup kesempatan perusahaan maupun kontraktor menengah dan kecil untuk menggarap proyek tersebut karena tak memenuhi kriteria klasifikasi, demikian pemberitaan wartakota.tribunnews.com 21 Oktober 2017.

Blessmiyanda sebelumnya merupakan Kepala BPPBJ pertama di Pemprov DKI. Dia menjabat di era Gubernur Basuki T. Purnama (Ahok) pada tahun 2015, dan dicopot di era Gubernur Djarot S. Hidayat dengan alasan kinerjanya lambat, demikian disampaikan wartakota.tribunnews.com 9 Juni 2018.

Bila dilihat lebih ke belakang lagi, pada masa Gubernur Ahok, kinerja Kepala BPPBJ DKI Blessmiyanda sendiri cukup sering disorot. Pada tahun 2016, Ahok sempat mengeluhkan penyerapan APBD 2016 yang lamban dan meminta Blessmiyanda mengevaluasi kendala yang menghambat penyerapan APBD 2016, dikutip dari detik.com 12 Juli 2017.

Keluhan mengenai kinerja Blessmiyanda yang pernah menjabat Asisten Deputi Lingkungan Hidup, pernah diungkapkan oleh lembaga anti korupsi Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), menengarai Bless kerap melakukan pelambatan proses lelang hingga pelaksanaannya, karena kepentingan untuk memenangkan perusahaan tertentu, demikian diberitakan sumatrapos.com 28 Juli 2018.

Victor Aritonang berharap Gubernur Anies dapat konsisten dengan rencana penghapusan lelang konsolidasi, dan untuk itu diharapkan untuk mempertimbangkan kembali penunjukkan Blessmiyanda sebagai Kepala BPPBJ.


Penulis: Pangihutan S









To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Wabup Bogor Tutup Diklat Peningkatan Mutu Pembelajaran Guru SD
News
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) peningkatan mutu pembelajaran guru SD di lingkungan...
Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...