Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Belakangan Ini PNS Jakpus Terindikasi Kurang Disiplin

5 Des. 2017, 13.57.00

Belakangan Ini PNS Jakpus Terindikasi Kurang Disiplin

Acara Apel Senin Pagi

Jakarta, sentananews.com

Belakangan ini kedisiplinan masuk kerja para pegawai di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat terindikasi mulai menurun. Hal itu terlihat dari daftar kedatangan masuk kerja atau saat apel pagi setiap Hari Senin, para pegawai baik di tingkat kota atau tingkat Kelurahan serta pegawai Kecamatan di wilayah Jakarta Pusat melempem.

Seperti saat Apel Senin (4/12) pagi, yang daksanakan rutin di halaman kantor Kecamatan Kemayoran, pegawai Unit Pelayanan Retribusi Daerah ( UPRD) Kecamatan Kemayoran tidak hadir, sehingga membuat Camat selaku pemimpin upacara Geram.

Camat Kemayoran Herry Purnama marah karena pegawai UPRDI tidak pernah mengikuti apel setiap Senin pagi. Menyikapi hal tersebut, Camat Kemayoran, terkesan kecewa sebab kedisiplinan pegawai berkurang.

Di sela-sela kegiatan apel pagi, Camat meminta Sekcam supaya mencatat daftar kehadiran para pegawai. "Tolong dicatat tiga pegawai UPRD Kecamatan yang tidak ikut apel hari ini, nanti akan diberikan teguran langsung," ujar Camat

Menurut Herry, semua pegawai sama, dan pegawai UPRD bukan pegawai ekslusif atau istimewa, sehingga selama mereka masih berkantor di sini harus mengikuti aturan. "Apel setiap Senin pagi sudah merupakan aturan yang baku dan dilaksanakan, kecuali ada kendala, seperti hujan atau bencana alam lainnya, baru bisa tertunda, namum jika tidak bisa hadir mengikuti upacara diharapkan bikin surat alasan, kenapa tidak hadir saat apel, "katanya kepada Sentana, (4/21).

Ironisnya, bukan hanya di Kecamatan Kemayoran saja para pegawai yang kurang disiplin, termasuk di tingkat kota, saat Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede memimpin Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) tiga minggu lalu bersama seluruh jajaran pejabat se-Jakarta Pusat. Saat itu sejumlah pejabat seperi Camat, Lurah serta Kabag serta Kasudin ada yang tidak hadir dalam Rakorwil, hingga menimbulkan kemarahan Walikota Mangara Pardede. (PS)

Penulis: Partahi Sianturi



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Terkait Penyegelan 3 Gereja di Jambi, GMKI Se-Indonesia Serentak Gelar Aksi
News
BUNTUT adanya penyegelan terhadap tiga Gereja di Kota Jambi pada tanggal 27 September 2018 yakni; Gereja GSJA, GMI, dan HKI ber...
​Pelukan YBM PLN untuk Pengungsi Dusun Wombo
News
Petang itu, jumat (28/9) Masliani (25) masih terkulai lemas di salah satu ruangan Puskesmas Pantoloan, Palu. Dirinya masih mela...
Tanggap Darurat Bencana Harus Sediakan Fasum dan Fasos
News
Kepala Subdirektorat Konstruksi Berkelanjutan Kementerian PUPR, Brawijaya mengatakan, pemerintah telah berupaya keras untuk dap...
​Pemerintah Bersatu Pulihkan Wilayah Terkena Bencana
News
Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletu...
Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...
Satu Bola Lampu, Sejuta Harapan Kota Palu
News
"Satu bola lampu yang menyala memberi harapan sejuta pedagang di kota Palu"Kalimat di atas meluncur dari Simpra Tajang (51), pe...
Orasi Ilmiah di Lustrum XIII UKI, Jokowi Tantang Bikin Prodi Baru
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat UKI dalam rangka Lustrum ke-XIII atau Dies Nat...