Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​HAN; "Anak Indonesia, Anak GENIUS"

23 Juli 2018, 18.43.06

​HAN; "Anak Indonesia, Anak GENIUS"

Jakarta, SENTANA

PERINGATAN Hari Anak Indonesia (HAN), yang jatuh pada Tanggal, 23 Juli, Tahun 2018 mengangkat tema; "Anak Indonesia, Anak Gesit, Berani, Unggul dan Sehat" (GENIUS), harus dimaknai sebagai momentum untuk membangkitkan kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak Indonesia.

Momentum ini diharapkan dapat meningkatkan peran aktif seluruh komponen bangsa Indonesia, mulai dari orangtua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, lembaga keagamaan dan negara tentunya, untuk melaksanakan kewajiban dan tanggungjawab sebagaimana ditetapkan dalam UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak.

Perlindungan anak yakni melakukan upaya perlindungan dan mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya dan perlakuan tanpa kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.

Terkait hal itu, PGI bersama Komnas PA dan 3 lembaga pelayanan dan penggiat anak lainnya mengajak serta mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dan mengambil langkah-langkah strategis demi melindungi anak Indonesia dengan mengembangkan sistem perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat.

"Sehingga upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan anak bisa optimis dilakukan sampai ke tingkat RT-RW dan keluarga. Di tempat ibadah, seperti gereja pun, belum menjadi tempat aman bagi anak. Anak tidak diperlakukan sebagaimana mestinya," kata Sekum PGI, Gomar Gultom di Grha Oikumrne PGI, jalan Salrmba 10, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Dalam acara temu media (konferensi Pers) yang digelar oleh kelima organ tersebut, mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan paradigma perlindungan anak dalam membuat kebijakan, program dan kegiatan. Harapannya, kebijakan program tersebut dilaksanakan berfokus pada kepentingan terbaik anak, memberi ruang kepada anak untuk berpartisipasi.

"Tidak ada didkriminasi, sehingga setiap anak bisa bertumbuh dan berkembang secara optimal," kata Beni Lumi dari Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB).

Kemudian, membangun penyadaran kepada para pemimpin, tokoh masyarakat dan agama, termasuk pimpinan gereja untuk memberikan perhatian yang lebih besar lagi terhadap upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak.

"Melakukan penguatan, utamanya pada keluarga, dalam hal pengasuhan yang berkualitas, agar punya pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang komprehensip dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak," ujar Yeni Krismawati dari Jaringan Pelayanan Anak (JPA).

Begitu pun kepada guru, aktivis dan penggiat anak agar sebagai orang terdekat yang mendidik dan mendampingi anak punya keterampilan serupa.

"Melakukan penguatan kepada anak untuj memiliki kemampuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan dan melindungi diri yang berkaitan dengan dirinya," tutur Repelita Tambunan dari BPA PGI.

Media juga perlu dilibatkan karena punya peran strategis ke masyarakat. Melakukan advokasi kebijakan agar kebijakan pemerintah dari tingkat tertinggi hingga terbawah semakin optimal mengupayakan pemenuhan hak dan perlindungan anak. (ARP)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Wabup Bogor Tutup Diklat Peningkatan Mutu Pembelajaran Guru SD
News
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) peningkatan mutu pembelajaran guru SD di lingkungan...
Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...