Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Hari Anti Korupsi - Khusus Kasus Korupsi Biar Ditangani KPK

10 Des. 2015, 16.06.57

​Hari Anti Korupsi - Khusus Kasus Korupsi Biar Ditangani KPK

Bandung, Sentananews.com

Adanya keinginan DPR RI merevisi UU KPK menuai kritikan dari berbagai kalanagan. Revisi UU KPK tersebut dianggap sebagai upaya pelemahan institusi penangkap tikus-tikus berdasi tersebut. Bahkan tercium kental adanya unsur kepentingan politis dibalik revisi UU tersebut.

Tak terbayangkan jika kasus korupsi ditangani oleh Kejaksaan yang pemimpinnya (Kejagung) berasal dari politisi, dari partai Nasdem, tentu tidak ada pengungkapan kasus suap hakim PTUN Medan dan Dana Bansos Sumut yang menjerat petinggi, Sekjen partai Nasdem Rio Capella.

Dalam sebuah diskusi dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional yang diadakan oleh National Corupption Care (NCC), di Pulau Dua Restauran, Senayan, Jakarta, pada Selasa (08/12), Penasehat KPK Abdulah Hehamahua mengatakan, sebaiknya khusus untuk kasus kriminal Korupsi ditangani oleh KPK, sementara kasus lainnya ditangani Kepolisian dan Kejaksaan agar, selain tidak tumpang tindih, juga memperingan keja kedua lembaga tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrahchman Ruki mengimbau kepada pemerintah dan dewan perwakilan rakyat serta siapapun yang masih berpikir untuk bisa memberantas korupsi tanpa KPK atau dengan KPK yang lemah, sama saja dengan menggantang (menakar) asap.

"Daripada kita habiskan waktu dan energi kita untuk berdebat tentang amandemen Undang-Undang KPK dengan tujuan untuk melemahkannya, mengapa tidak kita gunakan saja energi itu untuk melakukan review atas sistem di sekeliling kita, serta melakukan introspeksi atas perilaku kita yang selama ini masih koruptif," kata Taufiequrahchman Ruki saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Festival Antikorupsi, di Gedung Sasana Budaya Ganesha Bandung, Kamis (10/12).

Ia berharap peringatan hari antikorupsi sedunia yang diperingati melalui Festival Antikorupsi 2015 ini tidak hanya sekedar seremonial belaka, melainkan dapat menjadi momentum bersama sebagai anak bangsa untuk bergandengan tangan dan bersatu padu memberantas korupsi seperti halnya bangsa-bangsa lain yang saat ini juga sedang merayakan hari antikorupsi.

"Bangun Negeri tanpa Korupsi dan berantas korupsi mulai dari diri sendiri," tukasnya.

Penulis: Agus Panjaitan

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Banyak Bermain Proyek, KPK Harus Periksa Kemenkes
News
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui satuan kerja Sekretariat Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) di tahun anggaran 2016 menj...
HUT Golkar ke 54, Presiden: Indonesia Terus Menanti Karyamu
News
Puncak peringatan HUT Partai Golkar yang ke-54, Minggu (21/10) sore berlangsung meriah. Dengan mengangkat tema "Bersama Rakyat,...
Terkait Penyegelan 3 Gereja di Jambi, GMKI Se-Indonesia Serentak Gelar Aksi
News
BUNTUT adanya penyegelan terhadap tiga Gereja di Kota Jambi pada tanggal 27 September 2018 yakni; Gereja GSJA, GMI, dan HKI ber...
​Pelukan YBM PLN untuk Pengungsi Dusun Wombo
News
Petang itu, jumat (28/9) Masliani (25) masih terkulai lemas di salah satu ruangan Puskesmas Pantoloan, Palu. Dirinya masih mela...
Tanggap Darurat Bencana Harus Sediakan Fasum dan Fasos
News
Kepala Subdirektorat Konstruksi Berkelanjutan Kementerian PUPR, Brawijaya mengatakan, pemerintah telah berupaya keras untuk dap...
​Pemerintah Bersatu Pulihkan Wilayah Terkena Bencana
News
Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletu...
Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...