Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Hindari Perbedaan, Sensus 2020 BPS Libatkan Kemendagri

15 Nov. 2017, 1.32.19

Hindari Perbedaan, Sensus 2020 BPS Libatkan Kemendagri

Jakarta, sentananews.com

Indonesia hingga saat ini masih ada permasalahan dalam data kependudukan. Data kependudukan masih berasal dari dua sumber yaitu dari BPS, dari hasil sensus penduduk, dan dari kementerian dalam negri dari data e-KTP.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto dalam Sambutan Seminar Internasional, Persiapan Sensus Penduduk 2020 di kantornya, Jakarta, Selasa (14/11).

Suhariyanto menjelaskan, perbedaan konsep dan devinisi penduduk yang digunakan oleh dua instansi ini manjadi salah satu penyebab masih adanya perbedaan. Perbedaan ini bisa menimbulkan kebingungan di masyarakat, dan para pengguna data, sehingga perbedaan- perbedaan ini harus segera di akhiri, sehingga semuanya bisa mendapatkan data yang akurat untuk membuat sebuah kebijakan," jelasnya.

Dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 lanjut Suhariyanto, nanti BPS akan menyesuaikan cakupan sebagaimana rekomendasi PBB, utuk tidak lagi hanya mengunakan metode tradisional, tapi juga memanfaatkan data administrasi penduduk.

"Dengan memanfaatkan kombinasi methode ini kita harapkan data kependudukan kedepan akan menjadi data yang diacu oleh seluruh pihak. Untuk itu BPS akan bekerja sama dengan kementerian dalam negeri dalam memanfaatkan data registrasi penduduk pada pelaksanaan Sensus Penduduk 2020," tegasnya.

Suhariyanto berharap, kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan memutuskan masalah-masalah yang muncul selama ini.

Semoga dengan adanya komunikasi yang intens antara BPS dan Kemendagri perencanaan dan pembangunan khususnya pengambilan kebijakan kependudukan dapat berjalan dengan lebih baik," harapnya.

"Kita sudah mengantisivasi berbagai persoalan dan kendala yang kemungkinan muncul di lapangan. Untuk itu kita mohon masukan dari semua, bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut," tuturnya

BPS akan terus belajar dari pengalaman pelaksanaan sensus penduduk sebelumnya dan juga pengalaman dari negara-negara lain dalam melaksanakan sensus penduduk, sebagai reperensi pelaksanaan SP 2020

Masukan dari semua pihak perwakilan kementerian sangatlah penting, bagaimanapun juga BPS tidak bisa bekerja sendiri, kita perlu bekerja sama dalam melaksanakan hajat besar bangsa ini. "Sensus penduduk bukan hanya tugas BPS tapi adalah tugas seluruh komponen bangsa," pungkas Suhariyanto.(rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

PDIP: Saat Ini Baru Jokowi yang Capres
News
Hingga saat ini hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah memenuhi syarat dukungan sebagai calon presiden (Capres) 2019. P...
Hendrajit: Hilangnya Satelit Telkom-1 Berbahaya bagi Negara
News
Pengkaji Geopolitik Global Future Institute, Hendrajit menilai, rusaknya satelit Telkom yang sempat mati beberapa waktu lalu pa...
Lagi, TNI Evakuasi Tiga Guru Korban KKSB
News
TNI AD kembali mengevakuasi sebanyak tiga guru SD dari Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Sabtu pukul 08.34 W...
Yahya Terpilih  Ketua  Pokja Wartawan Polres  Jakut
News
Jakarta, sentananews.com Musyawarah pemilihan ketua POKJA Wartawan Jakarta Utara, yang dilaksanakan di balai wartawan Polres J...
Gempa Banjarnegara,  PLN Terjunkan Personil Amankan Listrik
News
PT PLN Area Purwokerto melakukan respon cepat amankan jaringan listrik pasca terjadinya gempa berkekuatan 4,4 Skala Richter (SR...
​Mensos: Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Gempa Banjarnegara
News
Menteri Sosial Idrus Marham meminta semua unsur dalam penanggulangan bencana di Kementerian Sosial untuk all out memenuhi selur...
​Muhammadiyah Desak Presiden Ganti Dirut Telkom
News
Persoalan dana CSR yang dibagikan oleh PT Telkom Indonesia Tbk mendapat protes keras dari ormas Islam. Jika sebelumnya PBNU, ka...
​FSTM: Tolak Politisasi Masjid dan Kembalikan Fungsinya
News
Forum Silaturrahim Takmir Masjid (FSTM) mengajak para takmir Masjid Se-Jakarta pusat untuk mengkampanyekan fungsi Masjid sesuai...
LIPI Gelar Pameran ​Tiga Tinta Emas Abad 20
News
Dalam rangka memperingati 63 tahun Konferensi Asia Afrika, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar Pameran "Tiga Ti...