Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Ical: Saya Tidak Mau Jadi "Matahari Kembar"

17 Mei 2016, 16.52.28

Ical: Saya Tidak Mau Jadi "Matahari Kembar"

​Nusa Dua, Bali, Sentananews.com

Mantan ketua umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical dalam pidato penutupannya menyampaikan tidak ingin nenjadi "matahari kembar" dalam kepemimpinan ketua umum yang baru, Setya Novanto.

"Saudara Setnov percayalah, saya tidak akan menjadi matahari kembar. Di dunia ini hanya boleh ada 1 matahari, jika ada 2 bisa hancur. Begitu juga di Golkar, saya tidak mau itu terjadi," tutur Ical saat berpidato di gedung Bali Nusa Dua Convention Center (BDNCC), Selasa (17/05).

Dia menjelaskan, dalam jabatannya yang baru sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, dirinya akan menjalankan tugas dari belakang layar namun dengan semangat yang sama untuk memajukan dan membesarkan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Ical juga mengajak para anggota dan kader Partai Golkar yang hadir dalam musyarawah nasional luar biasa (Munaslub) agar terus mendukung kinerja kepengurusan DPP yang baru di masa mendatang.

"Saya tahu, pasti ada yang puas dan yang tidak puas pada hasil pemilihan. Tapi hidup memang tidak selalu harus memuaskan keinginan orang lain," tukas Ical menambahkan.

Ical juga mengingatkan pada para peserta yang hadir agar bahu membahu dalam persiapan menghadapi agenda politik terdekat, yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 dengan membentuk Golkar yang lebih solid.

Pada Munaslub tersebut, Setya Novanto resmi terpilih sebagai ketua umum DPP Partai Golkar periode 2016-2019 melalui mekanisme pemungutan suara atau voting.

Dalam proses pengumuman yang berlangsung di gedung Bali Nusa Dua Convention Center, Minggu pagi itu, Setya Novanto berhasil mengumpulkan sebanyak 277 suara dari total 554 suara pemilihan.

Dalam proses pengambilan suara yang berlangsung sejak pukul 03.00-07.00 WITA itu, Ade Komarudin mendapatkan 173 suara, Setya Novanto 277 suara, Airlangga Hartarto 14 suara, Mahyudin 2 suara, Priyo Budi Santoso 1 suara, Aziz Syamsuddin 48 suara, Indra Bambang Utoyo 1 suara, dan Syahrul Yasin Limpo 27 suara.

Dari total 554 hak suara yang digunakan, sebanyak 11 surat suara dinyatakan tidak sah.

Editor: Khoerul Kahfi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Satu Bola Lampu, Sejuta Harapan Kota Palu
News
"Satu bola lampu yang menyala memberi harapan sejuta pedagang di kota Palu"Kalimat di atas meluncur dari Simpra Tajang (51), pe...
Orasi Ilmiah di Lustrum XIII UKI, Jokowi Tantang Bikin Prodi Baru
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat UKI dalam rangka Lustrum ke-XIII atau Dies Nat...
Kepatuhan Pembangunan Sesuai Zonasi Tata Ruang Perlu Ditegakkan
News
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan pentingnya masyarakat untuk bisa hidup harmonis dengan bencana. T...
Film Keira, Kisah Gadis Dengan Tujuh Kepribadian
News
Jakarta, sentananews.comFilm bergenre thriller psyhcology memang sangat jarang di Indonesia, hanya satu film yang pernah mengam...
​Ahmad Bambang Terpilih Sebagai Wakil Ketua Senat Unsuri
News
Rektor Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya, Dr.Ir.Gunawan Adji MT mengungkapkan, bahwa penunjukan Deputi Bidang Usaha Kons...
​Belum Tersangka, SP PLN: Sofyan Basir Pemain Tulen​
News
Ketua Umum Serikat Pekerja PLN, Jumadis Abda mengaku heran dengan status Direktur Utama PLN, Sofyan Basir dalam kasus PLTU Riau...
Wisuda  Mencapai 5 Periode, Tak  Langgar Ketentuan Kemendikti
News
Jakarta , sentananews.comRektor Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI Prof. Dr. H. Sumaryoto mengatakan bahwa kepercayaan masy...
​Korban Meninggal Gempa Sulteng 2.002 Orang
News
Data terbaru jumlah korban meninggal dunia dalam musibah gempa dan tsunami, di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, hingga Selas...
​Relawan Pertamina Datangi Pengungsi di Bukit Donggala
News
Relawan Pertamina terus bergerak memberikan pertolongan korban gempa dan tsunami di wilayah Palu, Donggala, Sigi, dan sekitarny...