Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

IKA PPs UKI Desak Pemerintah Segera Sahkan RUU Terorisme

14 Mei 2018, 16.24.08

IKA PPs UKI Desak Pemerintah Segera Sahkan RUU Terorisme

Jakarta, sentananews.com PASCA terjadinya aksi terorisme bom di 3 gereja di Surabaya dan Sidoarjo, Ikatan Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia (IKA PPs UKI) mendesak pemerintah dan DPR RI untuk segera mengesahkan dan mengundangkan Rancangan Undang-undang (RUU), perubahan UU Nomor 15 tahun 2003 tentang pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Hal itu dikatakan IKA PPs UKI dalam pernyataan sikapnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Senin (14/5) pagi.

"Kami (IKA PPs UKI) mengutuk keras tindakan dan perbuatan terorisme dan kekerasan dalam segala bentuknya," kata Ketua IKA PPs UKI, Hulman Panjaitan, S.H, M.H di kampus UKI, Cawang, Jakarta, Senin (15/5).

Peristiwa tersebut, kata Hulman, merupakan duka bangsa dan kejahatan luar biasa yang di luar perikemanusiaan dan tidak dibenarkan oleh ajaran agama apapun.

"Karenanya, kami mendukung dan mendorong aparat pemerintahan, Kepolisian dan TNI untuk segera membasmi terorisme di bumi Pertiwi Indonesia sampai ke akar akarnya, menangkap para pelaku dan menjatuhkan hukuman mati, membongkar jaringan terorisme hingga ke akar-akarnya," tegas Hulman.

Sementara, Sekretaris IKA PPs UKI, Dr.Ermi Murniarti, M.Pd mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pimpinan umat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh ujaran kebencian yang diedarkan, baik secara lisan maupun lisan melalui edaran ataupun media sosial.

"Jangan takut, karena itu yang diharapkan pelaku teror. Kepada pimpinan umat beragama agar menyikapi peristiwa ini dengan bijak, jangan pula membuat pernyataan provokatif," tandasnya.

Pada kesempatan itu, IKA PPs UKI juga menyatakan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang menjadi korban.(rif)

Penulis: Agus Rianto P


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Tokoh Lintas Agama Minta Tragedi Kemanusiaan New Zealand Jangan Dipolitisasi
News
BERTEMPAT di aula gedung Kementerian Agama RI, sejumlah Tokoh-tokoh agama dan kepercayaan serta masyarakat sipil Indonesia bers...
Ratusan Satpol PP Jakbar Kerja Bakti di Lokasi Kebakaran
News
Jakarta, sentananews.com Petugas Satpol PP Jakarta Barat didukung petugas PPSU, Sumber Daya Air, Lingkungan Hidup dan TNI, mela...
​Suvey Litbang Kompas: Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Menurun
News
Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin atau TKN Jokowi - Ma'ruf membantah pihaknya tidak bekerja untuk memenangkan pet...
​Penetapan Tersangka Pembajak Truk Tanki Sudah Sesuai KUHAP
News
Pengacara dan Pendiri Law Office LSS Jakarta, Lonna Lengkong menegaskan, bahwa dengan ditetapkannya 5 orang tersangka pembajaka...
Diminta Pemerintah Urus  Lahan Fasos-Fasum TSI Semanan
News
Jakarta, sentananews.comKondisi lahan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos/Fasum) di RT.016/12,Taman Semanan Indah (TSI) ...
Terkait Aliran Dana, KPK Dalami Delapan Anggota DPRD Jambi
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami terhadap delapan anggota DPRD Provinsi Jambi soal aliran dana dalam penyidikan kas...
​KPK Dorong Revisi UU Pemberantasan Tipikor
News
Komisi Pemilihan AmomPK mendorong revisi Undang-undang No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20 tahun 2001 tentang Pemb...
Ekonom Konstitusi: Penangkapan Mantan AMT Sudah Tepat
News
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori mengaku heran dengan munculnya pernyataan menyayangkan penangkapan mantan sopir mobil tangki at...
Punya Kantor Pusat Sendiri, Jadi Hadiah HUT Ke-2 DAJ
News
RIBUAN karangan bunga mewarnai peresmian kantor baru, sebagai kantor pusat Law Firm Dhipa Adista Justicia dan PT Mulia Abdi Par...