Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

INAPGOC Terus Benahi Fasilitas Wisma Atlet Kemayora​B

27 Sep. 2018, 23.20.14

INAPGOC Terus Benahi Fasilitas Wisma Atlet Kemayora​B

Jakarta, sentananews.com
  • Panitia Asian Para Games 2018 (INAPGOC) terus membenahi fasilitas Wisma Atlet Kemayoran. Direktur Perencanaan dan Pembangunan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran Riski Renando mengatakan setiap kamar sudah siap dihuni oleh atlet disabilitas dan tim pendukung (official).

Menurut Riski, fasilitas utama pendukung bagi atlet disabilitas bahkan sudah rampung sebelum perhelatan Asian Games bergulir. "Fasilitas seperti lift dan ram (tanjakan bagi pengguna kursi roda) sudah ada," kata dia di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis, 27 September 2018.

Ia menjelaskan tak ada perubahan signifikan dari sisi interior kamar atlet. Fasilitas standar bagi penyandang disabilitas, seperti ram, pegangan di dinding kamar mandi sudah terpasang di setiap kamar yang akan dihuni atlet. Begitu juga dengan pemandu jalan yang merupakan petunjuk bagi atlet tunanetra. "Tempat tidurnya dari dua menjadi tiga," ucap Riski.

Sementara kamar yang akan diisi atlet. Fasilitas seperti ram dan pemandu jalan sudah terlihat sejak di pintu utama wisma. Dari lobby, atlet disabilitas mempunyai akses lift khusus sebanyak tiga unit. Kendati dari aspek infrastruktur gedung sudah siap namun pernak pernik atau ornamen Asian Para Games 2018 belum terlihat.

Riski menambahkan total ada tujuh tower yang akan digunakan untuk mendukung penyelenggaraan Asian Para Games 2018. Sebanyak lima tower dialokasikan untuk atlet dan official. Sementara sisanya digunakan oleh panitia Inapgoc. Total ada 1.000 unit yang disiapkan untuk atlet pengguna kursi roda.

Pelaksana Lapangan Para Village Inapgoc Ismail Maulana menambahkan akan ada 8.000 orang yang menghuni Para Village. Total unit yang disiapkan mencapai 3.500. Demi kenyamanan atlet, kata dia, panitia bisa melakukan modifikasi atau jumlah keterisian kamar. Sementara untuk ornamen dan pernak pernik Asian Para Games serta petunjuk arah, Ismail menyatakan, mulai dipasang dalam dua hari ini. "Tanggal 29 September kamar sudah bisa diisi dan kontingen akan datang pada 2 Oktober," kata Ismail.

Asian Para Games dijadwalkan berlangsung pada 6-13 Oktober di Jakarta. Sebanyak 43 negara Asia akan bertanding di 18 cabang olahraga. Pembukaan acara akan dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno sementara penutupan digelar di Stadion Madya, Jakarta.



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Wabup Bogor Tutup Diklat Peningkatan Mutu Pembelajaran Guru SD
News
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) peningkatan mutu pembelajaran guru SD di lingkungan...
Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...