Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Jatuhnya Pesawat Tempur Rusia Sebabkan Saham Tokyo Menurun

25 Nov. 2015, 16.57.23

​Jatuhnya Pesawat Tempur Rusia Sebabkan Saham Tokyo Menurun

Tokyo, SENTANANews.com - Saham-saham Tokyo menghentikan keuntungan lima hari berturut-turut pada Rabu, karena kekhawatiran atas penembakan jet tempur Rusia oleh Turki menyeret pasar ke wilayah negatif.

Penurunan menggarisbawahi kekhawatiran para investor tentang implikasi lebih luas dari insiden di perbatasan Suriah tersebut.

"Turki menembak jatuh pesawat Rusia, ini tentunya bukan peristiwa positif untuk pasar ini bukan sesuatu yang kita bisa abaikan dan terus mendorong harga saham lebih tinggi," Chihiro Ohta, manajer umum informasi investasi SMBC Nikko Securities Inc, mengatakan kepada Bloomberg News.

Investor Jepang juga menunggu data ekonomi baru pekan ini termasuk angka inflasi, pengangguran dan pengeluaran serta rincian paket stimulus pemerintah.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo ditutup turun 0,39 persen atau 77,31 poin menjadi 19.847,58, mengantarnya ke tingkat tertinggi tiga bulan.

Indeks Topix dari seluruh saham papan utama jatuh 0,70 persen, atau 11,27 poin, menjadi berakhir di 1.594,67.

Kekhawatiran tentang ketegangan geopolitik mendorong mata uang "safe haven" yen lebih tinggi, yang menjadi negatif bagi saham-saham eksportir utama Jepang.

Toyota jatuh 0,47 persen menjadi 7.600 yen, sementara produsen mobil saingannya Nissan turun 0,81 persen menjadi 1.282,5 yen dan Sony turun 1,87 persen menjadi 3.245 yen.

Raksasa perbankan Mitsubishi UFJ turun 2,06 persen menjadi 804,8 yen.

Saham penerbangan juga terpukul, dengan Japan Airlines jatuh 0,88 persen menjadi 4.371 yen, sementara All Nippon Airways merosot 1,71 persen menjadi 355,5 yen.

Saham Sharp bergejolak ditutup datar pada 150 yen setelah naik lebih dari lima persen pada istirahat makan siang.

Di pasar valuta asing, dolar merosot menjadi 122,36 yen dari 122,55 yen pada Selasa di New York.

Editor: Khoerul Kahfi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Banyak Bermain Proyek, KPK Harus Periksa Kemenkes
News
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui satuan kerja Sekretariat Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) di tahun anggaran 2016 menj...
HUT Golkar ke 54, Presiden: Indonesia Terus Menanti Karyamu
News
Puncak peringatan HUT Partai Golkar yang ke-54, Minggu (21/10) sore berlangsung meriah. Dengan mengangkat tema "Bersama Rakyat,...
Terkait Penyegelan 3 Gereja di Jambi, GMKI Se-Indonesia Serentak Gelar Aksi
News
BUNTUT adanya penyegelan terhadap tiga Gereja di Kota Jambi pada tanggal 27 September 2018 yakni; Gereja GSJA, GMI, dan HKI ber...
​Pelukan YBM PLN untuk Pengungsi Dusun Wombo
News
Petang itu, jumat (28/9) Masliani (25) masih terkulai lemas di salah satu ruangan Puskesmas Pantoloan, Palu. Dirinya masih mela...
Tanggap Darurat Bencana Harus Sediakan Fasum dan Fasos
News
Kepala Subdirektorat Konstruksi Berkelanjutan Kementerian PUPR, Brawijaya mengatakan, pemerintah telah berupaya keras untuk dap...
​Pemerintah Bersatu Pulihkan Wilayah Terkena Bencana
News
Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletu...
Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...