Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Kemensos: Program PKH Berperan Penurunan Angka Kemiskinan

14 Maret 2019, 22.24.26

Kemensos:  Program PKH Berperan  Penurunan Angka Kemiskinan

Staf ahli Mensos Marzuki (2 dari kiri) bersama narasumber saat memberikan keterangan pers.

Jakarta, sentananews.com

Kemensos terus menggencarkan program keluarga harapan (PKH), karena telah terbukti ikut menurunkan angka kemiskinan.

"Kemensos terus berusaha menaikkan anggaran yang dirasakan manfaatnya oleh penerima manfaat,"ujar Marzuki, Staf Ahli Mensos dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang bertajuk "Membangun Karakter dan Mental Indonesia" di Ruang Rapat Utama, Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, Kamis (14/3/2019) di Jakarta.

Menurut Mardjuki, fakir miskin adalah salah satu PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial) yang diurus oleh Kemensos sesuai UU no 13/2011. "Jumlahnya ada sekitar 10 juta. Mereka juga mendapat Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT," tambahnya lagi.

Jumlah ini terus berkurang karena melalui PKH telah ada sebanyak 646.690 KPM (keluarga penerima manfaat) yang telah 'lulus' program alias tidak miskin lagi antara tahun 2008-2018.
Maka angka kemiskinan juga menurun. "Kini persentasenya di bawah satu digit," terangnya.

Pada tahun 2089, Kemensos telah mengganggarkan sebanyak Rp 34 Triliun yang menjangkau 10 juta penerima manfaat. Dimana naik secara signifikan dari Rp11,3 Triliun dari anggaran tahun 2017 yang menjangkau 6,2 juta keluarga miskin.

Menurut Mardjuki, salah satu terobosan program PKH adalah dengan menggunakan kartu digital Kartu Keluarga Sejahtera yang berfungsi sebagai kartu tabungan di bank-bank HIMBARA dan juga sebagai e-wallet untuk belanja. "Sehingga sangat memudahkan para penerima manfaat," tukasnya.

PKH juga menjangkau kaum disabilitas dan lansia agar kehidupannya menjadi lebih baik dan kesejahteraannya meningkat. Karena itu Kartu Keluarga Sejahtera juga ada penambahan komponen disablitas dan lansia pada PKH.
Turut hadir sebagai narasumber Diskusi Media FMB 9 yaitu Deputi IV Kemenpora Chandra Bakti, Deputi Bidang Koordinasi Budaya Kemenko PMK Nyoman Shuida, dan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid. (Pang)

Penulis: Hengky Chairudin


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Jokowi-Ma'ruf Pemenang,  Indonesia  Milik Bersama
News
Jakarta, sentananews.comIndonesia adalah negara besar yang membutuhkan peran semua pihak untuk bersama-sama memajukannya menjad...
​Aksi Demo Tak Puas Pasca Hasil Perhitungan Hal Biasa
News
Aksi demo yang dilakukan oleh rakyat yang tidak puas dengan penyelenggaraan Pilpres merupakan hal yang biasa.Hal ini disampaika...
Mudik 2019,  Diharapkan  Berjalan  Aman dan Lancar
News
Jakarta, sentananews.comMenteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, mudik 2019 akan menjadi mudik yang aman dan...
Syukuri Kemengangan, Tanggung Jawab Bagi Kemajuan Negeri
News
Jakarta, sentananews.comHasil akhir rekapitulasi penghitungan secara berjenjang dari bawah, akhirnya menetapkan Jokowi-KH Ma'ru...
​Panglima TNI Safari Ramadhan ke Polda Banten
News
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Wakapolri, Komjen Pol Drs. Ari Dono Sukmanto, S.H. mengunjungi Banten...
​Polisi Perketat Penjagaan Gedung KPU dan Bawaslu
News
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menegaskan, bahwa menjelang pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang ...
Satpol PP Meruya Utara Gelar Operasi Miras
News
Jakarta, sentananews.comPetugas gabungan Satpol PP Kel.Meruya Utara Kec.Kembangan Jakarta Barat menggelar operasi minuman keras...
​TPPU Kasus Narkotika, BNN Sita Aset Rp 10 Miliar
News
Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengungkapkan, pihaknya berhas...
​KSBSI DKI Tegas Tolak People Power
News
Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) DKI Jakarta menegaskan sikap untuk tidak melakukan aksi dan kegiatan dala...