Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Kemensos Terjunkan 1550 Tim Deteksi Dini Konflik Sosial

25 Okt. 2017, 16.36.41

Kemensos Terjunkan 1550 Tim Deteksi Dini Konflik Sosial

Jakarta, sentananews.com

Kementerian Sosial menerjunkan 1.550 tim deteksi dini konflik sosial. Nantinya tim tersebut akan disebar di seluruh wilayah Indonesia. Utamanya di daerah-daerah yang rawan konflik sesuai peta rawan konflik kemenko polhukam.

"Deteksi dini ini penting sebagai rekomendasi kebijakan supaya konflik bisa dicegah sebelum telanjur pecah," ungkap Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansah saat membuka pemantapan petugas deteksi dini di Jakarta, hari ini.

Menurut Khofifah, salah satu cara mencegah terjadinya konflik sosial adalah dengan mengedepankan kearifan lokal dan memaksimalkan peran tokoh lokal. "Kearifan lokal di setiap daerah adalah kekuatan yang mampu meredam potensi konflik sekaligus membentengi masyarakat dari masuknya paham-paham yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.

Sementara peran tokoh lokal adalah untuk cegah tangkal dini. Oleh karena itu, sebelum diterjunkan tim deteksi dini ini akan mendapatkan berbagai pelatihan guna mengembangkan kearifan lokal serta penguatan jejaring sosial.

"Kearifan lokal yang dirajut tokoh agama dan tokoh adat lokal yang dimiliki bangsa ini sejak dulu terbukti mampu meredam dan meminimalisir potensi konflik sosial di daerah yang notabene sangat heterogen," ungkapnya.

"Untuk itu, diharapkan tim deteksi dini mampu melakukan pemutahiran pemetaan potensi atau kearifan lokal yang dapat digunakan untuk menjaga perdamaian di masyarakat, hari ini sebaran informasi yang bersifat menghasut, fitnah dan kebencian bisa menyebar cepat tanpa batas melalui teknogi infomasi dan digital. Ini tantangan baru petugas deteksi dini ," tambah dia.

Khofifah mengungkapkan, tidak sedikit kearifan lokal yang tereduksi dengan perkembangan sistem yang ada saat ini. Ia mencontohkan keberadaan papa dan mama raja di Ambon yang telah tergantikan dengan aparat lurah.

Padahal, wewenang Papa dan Mama Raja dalam sistem kekerabatan masyarakat di Ambon sangat dihormati dan mempunyai kekuatan persuasif dan impratif secara kultural adat yang besar dibandingkan kewenangan administratif lurah.

Masa transisi penguatan peran mama dan papa raja, lanjut Menteri, membutuhkan revitalisasi secara konkrit dan substantif.

"Keberadaan Papa dan Mama Raja dahulu mampu menyelesaikan persoalan sosial di sana karena mereka sangat dihormati sebagai tokoh adat. Sistem yang ada saat ini mereduksi keberadaan mereka, sehingga perlu revitalisasi peran mereka" kata dia.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Meriahkan HUT Ke-3, Bakamla RI Luncurkan Jingle
News
Jingle Bakamla RI akan segera ditayangkan pertama kalinya pada acara puncak Perayaan HUT ke-3 Bakamla RI pada 15 Desember menda...
​Dandim 0503/JB Perintahkan Danramil Berdayakan LVRI Jakbar
News
Dandim 0503/Jakarta Barat (JB), Letkol Kav Andre Henry Masengi menghadiri Upacara Pelantikan Enam Dewan Pimpinan Ranting LVRI w...
​Letusan Gunung Agung, Masyarakat Diminta Tetap Tenang
News
Pasca letusan Gunung Agung yang terjadi pada hari Selasa (21/11), pukul 17.05 WITA, masyarakat diharapkan tetap tenang dan meng...
​Helikopter S-58 T Twin Pac Lengkapi Museum Pusat TNI AU
News
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala Kembali mendapat koleksi baru pesawat jenis Helikopter S-58 T Twin Pac dari ...
Setnov Akhirnya Masuk Tahanan KPK
News
Wakil ketua KPK Laode Syarif menegaskan bahwa Ketua DPR Setya Novanto yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi E-...
Wapres: Budaya Melayu Budaya Persatuan
News
Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, budaya Melayu memiliki peran penting dan andil yang besar bagi bangsa Indonesia.Hal ini ...
​Ikuti Air Force Run 2017, Ribuan Masyarakat Padati Halim
News
Ribuan masyarakat menyaksikan lomba lari Air Force Run 2017 di Halim Perdanakusuma. Air Force Run 2017 adalah lomba lari tahuna...
Bangun Opini Publik Strategis Hadapi Perang Informasi
News
Kapendam Jaya/Jayakarta Letnan Kolonel Inf Kristomei Sianturi melakukan gebrakan dengan mengumpulkan seluruh Admin website jaja...
​Kasal: KRI Bima Suci Hadir Sebagai Penerus KRI Dewaruci
News
Setelah melaksanakan pelayaran dari Vigo Spanyol sejak 18 September 2017, Kapal Latih terbaru milik TNI Angkatan Laut yakni KRI...