Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Kementerian PUPR Tangani Banjir dan Rob Kota Semarang

12 Feb. 2018, 22.48.20

Kementerian PUPR Tangani Banjir dan Rob Kota Semarang

Jakarta, sentananews.com Untuk mengurangi genangan di sebagian ruas Jalan Kaligawe, Semarang akibat intensitas hujan yang tinggi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Minggu malam (11/2) telah mengirimkan 5 mobil pompa dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, Jakarta.

Sebelumnya telah dilakukan penambahan pompa submersible dengan kapasitas 200 liter/detik pada Sistem Sringin sebanyak 3 unit dan Tenggang sebanyak 5 unit.

"Kita akan pasang dua pompa permanen berkapasitas 12 m3/detik dan 10 m3/detik yang akan datang dan berfungsi bulan depan. Apalagi bila Tol Semarang-Demak sudah selesai dibangun, rob akan tertangani karena sekaligus berfungsi sebagai tanggul rob,"kata Menteri Basuki usai membuka acara Konsultasi Regional Kementerian PUPR di Semarang, Senin (12/02/2018).

Desain sebagian jalan tol Semarang-Demak beradadi laut yang akan berfungsi sebagai tanggul menahan limpasan pasang air laut. Saat ini dalam tahap proses penetapan lokasi oleh Pemerintah Daerah dan nantinya akan dilakukan pelelangan dengan nilai investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 10 Triliun. "Kami targetkan pada Agustus 2018 sudah bisa dimulai konstruksinya," ungkap Menteri Basuki.

Adapun genangan yang terjadi di ruas jalan Kaligawe terjadi sejak November 2017 hingga Februari 2018 ini bukan disebabkan oleh banjir rob melainkan genangan air hujan. Karena dari uji rasa didapatkan hasil tidak ada kandungan garam dalam air.

Sementara untuk penanganan permanen, sejak tahun 2017, Kementerian PUPR melalui BBWS Pemali Juana bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang tengah menyelesaian beberapa infrastruktur pengendali banjir.

Diantaranya pembangunan tanggul sepanjang 2.170 meter, normalisasi dan perbaikan parapet Kali Tenggang dan Sringin, pembuatan kolam retensi Banjardowo berkapasitas 30.000 m3, pembuatan kolam retensi Kaligawe berkapasitas 66.000 m3, pembuatan pintu muara Kali Tenggang dan pompa kapasitas 6 x 2 m3/detik, pembuatan pintu muara Kali Sringin dan pompa kapasitas 5 x 2 m3/detik.

Sebelumnya tahun 2016, Kementerian PUPR telah menyelesaikan Polder Banger sehingga banjir dan rob di Pelabuhan Semarang hingga Semarang Tengah relatif bisa tertangani.

Diperkirakan seluruh pekerjaan pengendalian banjir dan rob Kota Semarang ini akan selesai pada Agustus 2018 atau lebih cepat 10 bulan dari rencana di dalam kontrak pada bulan Juni 2019. Hingga akhir Januari 2018, progres pekerjaan pada sistem Sungai Sringin yakni 36% sedangkan progress pekerjaan pada sistem Sungai Tenggang sebesar 57%.

Saat ini juga tengah dimulai persiapan pekerjaan infrastruktur pengendali banjir dan rob paket 2 berupa pembangunan tanggul dan kolam retensi di sekitar Kampus Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), tanggul penahan di Terminal Terboyo dan perbaikan alur Kali Tenggang.

Sambil menunggu selesainya pembangunan infrastruktur yang bersifat permanen, dilakukan penanganan untuk mengatasi banjir dan rob diantaranya penutupan sementara Kali Sringin Lama dengan dilengkapi tanggul dan pompa sebanyak 2 unit kapasitas 300 liter/detik, penutupan sementara Kali Sringin Baru dengan tanggul dan 2 pompa berkapasitas 300 liter/detik, pembuatan tanggul terminal Terboyo, penutupan sementara Kali Tenggang dengan pompa kapasitas 1 m3/detik, dan penutupan sementara saluran drainase Terboyo yang dilengkapi pompa kapasitas 800 liter/detik.

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​HKBP Tg.Priok Gelar Baksos Terinspirasi Pesan Jokowi
News
Ketua Dewan Diakonia Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tanjung (Tg) Priok, St, H.P Pardede mengaku menggelar Bakti Sosial (B...
PDIP: Saat Ini Baru Jokowi yang Capres
News
Hingga saat ini hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah memenuhi syarat dukungan sebagai calon presiden (Capres) 2019. P...
Hendrajit: Hilangnya Satelit Telkom-1 Berbahaya bagi Negara
News
Pengkaji Geopolitik Global Future Institute, Hendrajit menilai, rusaknya satelit Telkom yang sempat mati beberapa waktu lalu pa...
Lagi, TNI Evakuasi Tiga Guru Korban KKSB
News
TNI AD kembali mengevakuasi sebanyak tiga guru SD dari Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Sabtu pukul 08.34 W...
Yahya Terpilih  Ketua  Pokja Wartawan Polres  Jakut
News
Jakarta, sentananews.com Musyawarah pemilihan ketua POKJA Wartawan Jakarta Utara, yang dilaksanakan di balai wartawan Polres J...
Gempa Banjarnegara,  PLN Terjunkan Personil Amankan Listrik
News
PT PLN Area Purwokerto melakukan respon cepat amankan jaringan listrik pasca terjadinya gempa berkekuatan 4,4 Skala Richter (SR...
​Mensos: Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Gempa Banjarnegara
News
Menteri Sosial Idrus Marham meminta semua unsur dalam penanggulangan bencana di Kementerian Sosial untuk all out memenuhi selur...
​Muhammadiyah Desak Presiden Ganti Dirut Telkom
News
Persoalan dana CSR yang dibagikan oleh PT Telkom Indonesia Tbk mendapat protes keras dari ormas Islam. Jika sebelumnya PBNU, ka...
​FSTM: Tolak Politisasi Masjid dan Kembalikan Fungsinya
News
Forum Silaturrahim Takmir Masjid (FSTM) mengajak para takmir Masjid Se-Jakarta pusat untuk mengkampanyekan fungsi Masjid sesuai...