Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Ketua DPR: Jangan Kompromi dengan Teroris Abu Sayyaf

29 Maret 2016, 12.54.10

Ketua DPR: Jangan Kompromi dengan Teroris Abu Sayyaf

Ketua DPR RI, Ade Komaruddin

Jakarta, Sentananews.com

Ketua DPR Ade Komarudin meminta pemerintah jangan berkompromi terkait penyanderaan 10 WNI oleh kelompok Abu Sayyaf, sehingga perlu dilakukan operasi secara tepat.

"Jangan pernah kompromi, lakukan operasi secara tepat. Jangan khawatir, kita sudah pernah berhasil melakukan operasi," katanya di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Selasa (29/3).

Dia mengatakan, Indonesia memiliki pengalaman terkait penyanderaan WNI yaitu ketika peristiwa Woyla pada Maret 1981 yang dilakukan lima teroris pimpinan Imran bin Muhammad Zein dari Komando Jihad.

Menurut dia, semua pihak keamanan pasti bisa mengambil langkah tepat sehingga dirinya yakin upaya pembebasan tersebut akan berhasil.

"Operasi Woyla itu berhasil, jadi dan saya yakin dan percaya pada pengamanan di negara ini bisa melakukan yang terbaik, dan kita jangan pernah kompromi," ujarnya.

Ade mengatakan, terkait permintaan uang senilai Rp15 miliar dari kelompok tersebut, itu merupakan bentuk "pemerasan" terhadap Indonesia.

Dia menegaskan Indonesia tidak boleh takut terhadap aksi premanisme yang dilakukan para teroris karena menyangkut harga diri bangsa dan negara Indonesia.

"Terlalu mahal harga diri bangsa terhadap suatu upaya sedikit kelompok yang melakukan upaya itu," katanya.

Dia mengatakan, upaya melindungi warga negara merupakan perintah UUD 1945 sehingga harus dilaksanakan pemerintah.

Editor: Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

AhmadiJunaidiReynaldi

AhmadiJunaidiReynaldi

Tindak tegas pak kalau masuk ke Indonesia langsung eksekusi di tempat.. hehe

report
Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...
​Jelang Pemilu, Website KPU Jadi Sasaran Ancaman Serius
News
Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran ancaman yang serius menjelang Pemilu 2019 mendatang. Bahkan ancaman tersebu...