Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Kodim Jakarta Utara Gelar Tes Urine Dadakan

6 Juli 2018, 1.11.29

​Kodim Jakarta Utara Gelar Tes Urine Dadakan

Jakarta, sentananews.com

Perang melawan narkoba terus digalakan, bahkan puluhan Prajurit dan Pns Kodim 0502/JU didadak untuk melaksanakan tes urine selepas apel pagi.

Hal tersebut sebagai antisipasi untuk pemberantasan, penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN) bagi para prajurit dan PNS khususnya di lingkungan Kodim 0502/JU, Kamis (5/7).

Jika ada prajurit Kodim yang terbukti mengkonsumsi narkoba, maka sanksi yang dijatuhkan berupa diberhentikan dengan tidak hormat."Kami akan koordinasikan dulu, Kalau memang benar- benar positif, tentu tidak bisa di tolerir," tegas Komandan Kodim 0502/JU Letkol Arm Arif Rahman,S.Sos.,M.M, saat didampingi Pasi Intel Kapten Arm T.Sigit Wibowo,S.Pd.

Menurutnya, kegiatan ini dalam rangka pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan terhadap peredaraan gelap narkoba (P4GN). Kegiatan dilaksanakan setiap 3 (tiga) bulan sekali. Kali ini, prajurit yang mengikuti tes urine merupakan anggota Unit Intel, Koramil, dan dari anggota markas Kodim 0502/JU."Meski kegiatan rutin, tapi kami tidak memberi tahu kepada prajurit. Ini sifatnya dadakan," katanya.

Dandim 0502/JU Letkol Arm Arif Rahman,S.Sos.,M.M menuturkan, tes urine kali ini mengacu pada enam parameter, yaitu zat amfetamin, ganja, morfin, benzodiazepin, metamfetamin atau sabu, dan kokain. Jika hasil tes urine prajurit mengandung dari salah satu parameter itu, maka diduga mengkonsumsi narkoba. Namun demikian, dugaan itu belum bisa dipastikan positif mengkonsumsi. Sebab, harus melalui berbagai tahapan.

"Kalau positif, nanti di tes ulang lagi. Jika hasil tes ulang ternyata masih positif, berarti memang mengkonsumsi narkoba," pungkas Arif.

Sementara hasil test yang dilakukan oleh tim pelaksana pengecekan urine yang dipimpin Pasi Intel terdiri dari anggota staf Intel, provost dan tim kesehatan menunjukkan bahwa seluruh anggota Kodim 0502/JU terbebas dari penyalahgunaan Narkoba dan sejenisnya," tutup Pasi Intel.(rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...
​Jelang Pemilu, Website KPU Jadi Sasaran Ancaman Serius
News
Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran ancaman yang serius menjelang Pemilu 2019 mendatang. Bahkan ancaman tersebu...