Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Komisi I DPR Minta TNI Periksa Kelayakan Pesawat

21 Maret 2016, 14.44.57

Komisi I DPR Minta TNI Periksa Kelayakan Pesawat

Ilustrasi

Jakarta, Sentananews.com

Ketua Komisi I DPR, Mahfud Siddiq meminta pihak TNI memeriksa secara menyeluruh pesawat yang dimiliki institusi tersebut untuk memastikan kelayakan operasional, pasca-jatuhnya helikopter di Poso, Minggu (20/3).

"Saya meminta pihak TNI melakukan pemeriksaan menyeluruh seluruh pesawat untuk memastikan kelayakan operasionalnya," kata Mahfud Siddiq di Jakarta, Senin (21/3).

Dia berharap tim investigasi TNI segera bisa menjelaskan sebab musabab kecelakaan naas tersebut mengingat kecelakaan pesawat TNI sudah sering terjadi.

Selain itu dia menyampaikan turut prihatin atas jatuhnya heli bell milik TNI AD dan menyebabkan gugurnya semua penumpang.

Anggota Komisi I DPR, Tantowi Yahya mengaku prihatin atas kejadian jatuhnya pesawat TNI di Poso, dan belasungkawa atas korban yg jatuh.

Menurut dia, peristiwa itu merupakan kejadian ketiga yg menimpa TNI sejak T-50 Golden Eagle jatuh di Jogjakarta dan pesawat latih Super Tucano juga jatuh di Malang belum dapat disimpulkan apa penyebab kecelakaan sesungguhnya.

"Biarkan para petugas melakukan penyelidikan penyebab sesungguhnya," katanya.

Anggota Komisi I DPR, Bobby Rizaldi mengharapkan TNI memberikan santunan yang memadai bagi prajurit yang meninggal dalam insiden tersebut.

Selain itu dia meminta kedepan TNI harus lebih baik lagi dalam melakukan aktivitas pantau cuaca sehingga musibah atas faktor cuaca bisa diminimalisir.

"Sudah cukup banyak kecelakaan heli atas cuaca seperti heli Bolko di Cianjur," ujarnya.

Dia menilai TNI harus cek kembali kesiapan Weather Radar dan evaluasi Flight Plan termasuk Instrumen Flight Rules (IFR) dan Visual Flight Rule (VFR).

Bobby menjelaskan, helikopter biasa terbang mengikuti "surface contour", sehingga cuaca sebagai "triggering factor" bisa diantisipasi termasuk penangkal petir di setiap heli.

Editor : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Aroma Korupsi Menyeruak dari Tiga Kementrian
News
Center For Budget Analysis (CBA) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut potensi kerugian negara sebesar Rp ...
Bawaslu Usul Nama Caleg Koruptor Dipampang di TPS
News
BUNTUT dari keputusan Bawaslu RI meloloskan eks napi koruptor menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPRD I dan II, DPR RI dan DPD di...
​Pameran Seni Printmaking 2018 hadir di Plaza Indonesia
News
Sampai saat ini seni Printmaking and Paper Art di Indonesia masih kurang diminati dan dikenal oleh sebagian masyarakat luas dib...
​Perludem: Hoaks Jadi Ancaman Serius di Pemilu 2019
News
Peredaran berita bohong alias hoaks di media sosial dinilai menjadi ancaman serius bagi jalannya Pemilu 2019. Pembuatan hoaks b...
​Gelaran Pertamina Budaya, Jaga Kelestarian Tari Topeng
News
PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (Pertamina Internasional EP) beker...
​Resmi Cawapres, Ma'ruf Mundur dari Rais Aam PBNU
News
Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), setelah resmi menjadi cal...
​Pertamina Run For Charity 6,1 KM Bantu Pendidikan di Belawan
News
Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap sesama, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I menyelenggarakan ...
Jakut Prioritaskan Perbaikan Saluran
News
Jakarta, sentananewsMemasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memprioritaskan program penanggulangan...
​Gaduh Impor Beras Buwas vs Mendag Kontraproduktif
News
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso 'berseteru' dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita karena polemik impor...