Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

KSBSI Resmi Dukung Jokowi di Pilpres 2019

8 Agu 2018, 12.45.09

KSBSI Resmi Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Jakarta, sentananews.com

Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), meresmi mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon presiden (Capres) 2019 dan berjuang untuk memenangkan Jokowi

Menurut Presiden KSBSI, Mudhofir Khamid, sikap KSBSI mendukung Jokowi maju bertarung di pemilihan presiden atau Pilpres 2019 karena sudah melalui prosedur dan mekanisme resmi organisasi.

"Dewan Eksekutif Nasional (DEN) KSBSI dan 10 Federasi Serikat Buruh (FSB) di bawah payung KSBSI, akhirnya sepakat mendukung Jokowi maju di Pilpres 2019. Keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dan aspirasi keluarga besar KSBSI," ungkap Mudhofir, saat memberi keterangan pers, di sekretariat KSBSI, Cipinang Muara, Jakarta Timur, Selasa.

Mudhofir menerangkan alasan KSBSI resmi mendukung Jokowi maju Capres untuk kedua kalinya, karena mantan Walikota Solo itu dinilai berhasil membawa perubahan selama empat tahun memimpin Indonesia. Seperti membangun terobosan proyek infrastruktur jalan yang merata dikawasan daerah tertinggal Indonesia Timur (Papua, Kalimantan).

"KSBSI juga menilai Jokowi berhasil menciptakan perekonomian dan keamanan Indonesia yang cukup stabil. Sehingga iklim investasi setiap tahunnya semakin meningkat. Termasuk juga, baru-baru ini berhasil menguasai saham PT Freeport di Papua dan Blok Rokan langsung dikelola pemerintah," ungkapnya.

Menyikapi tantangan dunia tenaga kerja, Mudhofir juga menilai, kepemimpinan Jokowi sudah bekerja keras untuk mencari solusi dalam menciptakan lapangan kerja. Salah satuunya, menghadapi revolusi indutrialisasi 4.0, Jokowi, langsung bergerak cepat memerintahkan beberapa kementerian yang dipimpinnya membuat program pelatihan (vokasi) yang berbasiskan teknologi digitalisasi.

"Target pemerintah sekarang dalam menciptakan lapangan kerja sebanyak 2 juta angkatan muda kerja tiap tahunnya," ucap Mudhofir, yang juga Wakil Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJo).

Untuk lapangan kerja di wilayah pedesaan, Jokowi juiga sudah membuat terobosan menciptakan lapangan kerja dalam program padat karya. Dimana, tujuan program padat karya itu juga melibatkan beberapa lembaga kementerian dan program anggara dana desa (ADD). Dirinya juga tak membantah, jika persoalan pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi buruh di perusahaan masih ada saat ini.

Hal itu memang disebabkan karena ada faktor masuknya era revolusi industri 4.0. Kecanggihan teknologi digitalisasi, robotisasi dan otomatisasi menggusur teknologi manual yang berakibat pengurangan tenaga kerja. Ditambah lagi, krisis perekonomian global yang belum pulih yang ada saat ini juga berdampak pada perusahaan di Indonesia.

Agenda konsolidasi internal pengurus dan anggota KSBSI dari tingkat pusat dan daerah untuk pemenangan Jokowi sudah berjalan. Bahkan, dia menyampaikan kawan-kawan pengurus KSBSI wilayah Jawa Timur sudah mendeklarasikan Jokowi Capres 2019. Selanjutnya, deklarasi itu akan menyusul pengurus wilayah dan cabang dari berbagai daerah lainnya.

"Rencana KSBSI untuk mendeklarasikan Jokowi Capres 2019 ditingkat nasional tinggal menunggu waktu yang tepat. Sekarang ini kami sedang konsolidasi ke bawah dan menyusun poin-poin rekomendasi suara buruh untuk kampanye Presiden Jokowi di Pilpres 2019 nanti," tandasnya.

Terkait keputusan politik siapa calon wakil presiden (Cawapres) Jokowi dalam waktu dekat ini, Mudhofir mengatakan semuanya itu diserahkan dalam kebijakan Jokowi dan partai koalisi pendukungnya. Dia menilai, tokoh dari akademisi, birokrasi dan pimpinan partai serta Tokoh agama/Ulama yang sedang digadang-gadang menjadi Cawapres Jokowi sudah layak semua.

"Sebagai pendukung, kami serahkan semuanya itu pada kebijakan Jokowi dan partai pendukungnya. Saya yakin, Cawapres yang mendampingi beliau nanti memang pilihan rakyat. Peran KSBSI ikut gotong royong memenangkan Jokowi di Pilpres 2019 nanti," tutupnya.

Penulis: Agus Rianto P


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Suap Meikarta, KPK Buka Peluang Jerat Lippo Group
News
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Op...
​Terjerembap di 'Tanah Basah' Meikarta, Neneng Dipecat
News
Dikenal sebagai bupati muda dari Partai Golkar, Neneng Hassanah punya perjalanan karier politik yang mengantarkan dirinya hingg...
3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018
News
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil...
Satu Bola Lampu, Sejuta Harapan Kota Palu
News
"Satu bola lampu yang menyala memberi harapan sejuta pedagang di kota Palu"Kalimat di atas meluncur dari Simpra Tajang (51), pe...
Orasi Ilmiah di Lustrum XIII UKI, Jokowi Tantang Bikin Prodi Baru
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat UKI dalam rangka Lustrum ke-XIII atau Dies Nat...
Kepatuhan Pembangunan Sesuai Zonasi Tata Ruang Perlu Ditegakkan
News
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan pentingnya masyarakat untuk bisa hidup harmonis dengan bencana. T...
Film Keira, Kisah Gadis Dengan Tujuh Kepribadian
News
Jakarta, sentananews.comFilm bergenre thriller psyhcology memang sangat jarang di Indonesia, hanya satu film yang pernah mengam...
​Ahmad Bambang Terpilih Sebagai Wakil Ketua Senat Unsuri
News
Rektor Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya, Dr.Ir.Gunawan Adji MT mengungkapkan, bahwa penunjukan Deputi Bidang Usaha Kons...
​Belum Tersangka, SP PLN: Sofyan Basir Pemain Tulen​
News
Ketua Umum Serikat Pekerja PLN, Jumadis Abda mengaku heran dengan status Direktur Utama PLN, Sofyan Basir dalam kasus PLTU Riau...