Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Lagi, Pertamina EP Gelar Pelatihan Keriwausahaan

19 Nov. 2018, 22.26.33

​Lagi, Pertamina EP Gelar Pelatihan Keriwausahaan

Jakarta, sentananews.com

Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (JTB) melalui operatornya PT Pertamina EP Cepu (PEPC) kembali menggelar pelatihan kewirausahaan untuk masyarakat di wilayah operasinya. Kegiatan ini resmi dibuka hari ini, Senin (19/11) di Kantor UPT PK Bojonegoro.

Menurut Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Balai Latihan Kerja (BLK) Propinsi Jawa Timur, Adi Kamal, tujuan dari dilaksanakannya program pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasi melalui peningkatan sumberdaya manusia serta menstimulasi pertumbuhan wirausaha mandiri di sekitar lokasi proyek sehingga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguran dan peningkatan ekonomi makro wilayah Bojonegoro.

"Peserta harus meningkatkan kompetensi teknis dan non-teknis agar dapat menjadi wirausahawan mandiri," kata Adi dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Senin.

Sementara JTB Site Office & PGA Manager, Kunadi mengatakan program yang merupakan hasil studi sosial ekonomi ini bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPT PK) Kabupaten Bojonegoro. "Terdapat tiga kategori pelatihan yang diikuti oleh 56 orang, yaitu Pelatihan Tata Busana 20 orang, Tata Boga 20 orang dan Pengembangan Mekanik Motor 16 orang," ujarnya.

Para peserta, lanjut dia, berasal dari sekitar area proyek JTB, antara lain Desa Kaliombo, Bandungrejo, Talok, Ngasem, Pelem dan Dolokgede dan mengikuti pelatihan selama 20 hari kedepan. "Dalam pelatihan, setiap peserta akan mendapatkan pelatihan sesuai dengan bidang masing-masing," ujar Kunadi.

Selain materi ajar, peserta pelatihan tata boga mendapatkan bantuan peralatan seperti mixer, kompor, oven, timbangan digital, penanak nasi/kukusan, blender, loyang.

Sementara peserta tata busana atau garmen mendapatkan bantuan peralatan mesin jahit, mesin obras, gunting jahit, penggaris serta kelengkapan menjahit lainnya.

Untuk peserta pelatihan mekanik atau bengkel motor mendapatkan bantuan peralatan kompresor dan perlengkapan alat servis motor.

"PEPC dari tahun 2015 sampai sekarang telah melaksanakan program pengembangan masyarakat, khususnya keterampilan kewirausahaan kepada 290 penerima manfaat di bidang migas dan di bidang non migas sebanyak 175 penerima manfaat," imbuh Kunadi.

Ia juga memohon doa kepada seluruh peserta pelatihan dan masyarakat Bojonegoro agar PEPC dapat melaksanakan pekerjaan proyek JTB berjalan sesuai dengan target dan seluruh pekerja dapat bekerja dengan selamat.

Sementara Kepala Dinas Penrindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Bojonegoro, Agus Supriyanto, mengatakan, setiap peserta sebaiknya melaksanakan kegiatan pelatihan dengan serius. "Jika ke depan mempunyai produk maka perlu dilakukan perbaikan, seperti pengemasan, sertifikat halal dan sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT)," ujarnya.

Selain itu ia juga menyoroti perilaku tenaga kerja di Bojonegoro yang lebih senang kerja di daerah yang mempunyai upah minimum kerja lebih tinggi, waktu tua ingin kerja di daerahnya sendiri dan lebih cenderung ingin bekerja di perusahaan minyak.

Perwakilan SKKMIGAS Jabanusa, Yustian Hakiki, mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan muncul pengusaha bengkel yang handal, pengusaha catering yang maju dan pengusaha garmen/butik yang sukses. "Dianjurkan saling membantu agar sama-sama berhasil, jika ada pesanan dalam jumlah besar," ujar Yustian.

Sementara itu, Avicenia Darwis sebagai Vice President Bidang Operasi SKKMIGAS yang telah berkunjung ke tempat pelatihan tersebut pada tanggal 15 Nopember 2018, sangat mengapresiasi masyarakat yang memiliki tekad besar untuk maju dan bergabung dalam pelatihan kewirausahaan ini.

Avi, juga sempat menyampaikan motivasi kepada para peserta pelatihan, antara lain; "Pintar-pintarlah dalam menggali diri dan mengoptimalkan kearifan lokal. Dan juga jadikan lingkungan tempat kita tinggal, desa kita, menjadi lebih berkembang dengan kemampuan yang kita miliki dan kita tingkatkan melalui pelatihan ini."

Pada kesempatan itu, para peserta menyampaikan apresiasi atas kegian tersebut. "Saya ikut pelatihan ini karena ingin mengembangkan apa yang selama ini saya bisa, terutama karena hobi saya memasak, saya ingin mengembangkan usaha catering," kata Musyarofah, warga Desa Palem.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...
​Jelang Pemilu, Website KPU Jadi Sasaran Ancaman Serius
News
Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran ancaman yang serius menjelang Pemilu 2019 mendatang. Bahkan ancaman tersebu...