Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Ledakan Bom Terjadi di 3 Gereja di Surabaya

13 Mei 2018, 10.25.09

Ledakan Bom Terjadi di 3 Gereja di Surabaya

Surabaya, sentananews.com

Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di tiga lokasi berbeda di Surabaya, Jawa Timur. Ledakan yang terjadi hampir dalam waktu bersamaan itu terjadi di Gereja masing-masing di Jalan Ngagel Madya, Jalan Arjuna dan Jalan Diponegoro.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung membenarkan bahwa ledakan terjadi di tiga lokasi tersebut. Aparat kepolisian dengan dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga sudah melakukan pengamanan di lokasi kejadian. "Sejauh masih kami lakukan penyelidikan," katanya.

Sementara itu, Jalan Arjuna ditutup total oleh polisi untuk mengamankan lokasi kejadian perkara. Ratusan warga yang hendak mendekat ke gereja terpaksa dibubarkan aparat dengan menggunakan pengeras suara. Wargapun perlahan meninggalkan lokasi dengan sesekali mengambil gambar tempat kejadian.

Tardianto saksi mata atau warga setempat mengetahui kejadian bom yang terjadi di Gereja Kristen Indonesia (GKI). Menurutnya, penyebab ledakan itu terjadi saat petugas keamanan GKI mencegat tiga terduga pelaku saat akan memasuki lahan parkiran.

Upaya protektif itu dilakukan setelah petugas keamanan curiga dengan pakaian yang dikenakan tiga terduga pelaku ketika akan masuk ke GKI. Pasalnya, mereka mengenakan rompi dan membawa ransel.

"Saya melihat tiga orang (dua di antaranya wanita) yang dicegat oleh satpam. Namun setelah lima detik ledakkan pun terjadi," jelas Tardianto.

Ia menambahkan ledakan itu terjadi terjadi di depan pintu masuk. Dan saat ini tiga terduga pelaku masih ada di sana.

"Satpam dan tiga orang itu berada di parkiran. Dua meninggal dunia. Satu belum bisa dipastikan. Masih bernafas tapi tergeletak," tambah Tardianto.

Saat ini kondisi di lokasi kejadian masih melakukan sterilisasi. Sementara akibat peristiwa ledakan bom ini, sejumlah acara festival yang digelar Pemkot Surabaya terpaksa dibatalkan, salah satunya Festival Rujag Uleg.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Satu Bola Lampu, Sejuta Harapan Kota Palu
News
"Satu bola lampu yang menyala memberi harapan sejuta pedagang di kota Palu"Kalimat di atas meluncur dari Simpra Tajang (51), pe...
Orasi Ilmiah di Lustrum XIII UKI, Jokowi Tantang Bikin Prodi Baru
News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat UKI dalam rangka Lustrum ke-XIII atau Dies Nat...
Kepatuhan Pembangunan Sesuai Zonasi Tata Ruang Perlu Ditegakkan
News
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan pentingnya masyarakat untuk bisa hidup harmonis dengan bencana. T...
Film Keira, Kisah Gadis Dengan Tujuh Kepribadian
News
Jakarta, sentananews.comFilm bergenre thriller psyhcology memang sangat jarang di Indonesia, hanya satu film yang pernah mengam...
​Ahmad Bambang Terpilih Sebagai Wakil Ketua Senat Unsuri
News
Rektor Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya, Dr.Ir.Gunawan Adji MT mengungkapkan, bahwa penunjukan Deputi Bidang Usaha Kons...
​Belum Tersangka, SP PLN: Sofyan Basir Pemain Tulen​
News
Ketua Umum Serikat Pekerja PLN, Jumadis Abda mengaku heran dengan status Direktur Utama PLN, Sofyan Basir dalam kasus PLTU Riau...
Wisuda  Mencapai 5 Periode, Tak  Langgar Ketentuan Kemendikti
News
Jakarta , sentananews.comRektor Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI Prof. Dr. H. Sumaryoto mengatakan bahwa kepercayaan masy...
​Korban Meninggal Gempa Sulteng 2.002 Orang
News
Data terbaru jumlah korban meninggal dunia dalam musibah gempa dan tsunami, di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, hingga Selas...
​Relawan Pertamina Datangi Pengungsi di Bukit Donggala
News
Relawan Pertamina terus bergerak memberikan pertolongan korban gempa dan tsunami di wilayah Palu, Donggala, Sigi, dan sekitarny...