Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Lempar Dua Bom ke Polisi Pelaku Langsung Melarikan Diri

6 Juli 2018, 0.30.45

​Lempar Dua Bom ke Polisi Pelaku Langsung Melarikan Diri

Jakarta, sentananews.com

Terduga pelaku teror bom di Pasuruan, Jawa Timur ternyata sempat melempar dua bahan peledak ke arah petugas kepolisian pasca adanya ledakan di rumah kontrakan di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur.

"Di TKP terjadi 1 kali ledakan sedang, selang waktu 5 menit terjadi ledakan kecil di dalam rumah tersebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Muhammad Iqbal kepada wartawan, Kamis (5/7).

Menurut Iqbal, kejadian ini terjadi sekiranya pada pukul 11.20 WIB di sebuah rumah yang dihuni Anwar Bin Abdullah bersama keluarganya. "Setelah ledakan kecil banyak warga datang termasuk saksi namun tidak berani masuk. Setelah itu terduga pelaku keluar melempar dua bahan peledak ke polisi di TKP," ungkapnya.

Saat ini, petugas dari kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap letakan ini dan juga pelaku masih melarikan diri. "Terduga pelaku melarikan diri," papar Iqbal.

Kendati demikian, ia mengatakan, bahwa ledakan bom tersebut berdaya ledak rendah atau low explosive. "Bahan peledak diduga low eksplosif," tegas Iqbal.

Diketahui, akibat ledakan tersebut seorang anak kecil berjenis kelamin laki-laki berusia sekira 6 tahun menjadi korban ledakan.

Berdasar data dari Polres Pasuruan, rumah kontrakan itu ditempati oleh Abdullah alias Anwardi, lahir di Jakarta pada 12 Juni 1968 beserta Dina rohana, perempuan kelahiran Sidorjo 16 Juni 1978, beralamat di Perum Arbain 6B Rt 07/01 Ds. Gempeng Bangil.

Usai terjadinya ledakan di Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Anwardi pun melarikan diri mengendari motor Honda Astrea sambil membawa tas ransel hitam ke arah timur.

Editor: P Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Princess Meganondo Dinobatkan Jadi Miss Indonesia 2019
News
Jakarta, sentananews.comMiss Jambi, Princess Meganondo dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2019. Kemenangan Princess ini otomatis...
​Pertamina Energi Negeri Edukasi Bencana Sejak Dini
News
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara memperingatkan Sumut sebagai daerah rawan bencana. Hingga 14...
Alsyami: Pemilu Harus Damai dan Bebas Hoaks
News
ADA dan beredarnya informasi, kabar, berita bohong atau hoaks dinilai dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan terganggunya ...
​Rektor Unhan Buka Rakornis Unhan Tahun Anggaran 2019
News
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP ,secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordina...
​Bawaslu Jaktim Hentikan Kasus Caleg Gerindra
News
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Jakarta Timur, akhirnya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kasus pembagian kalend...
​Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS
News
Sebagai upaya membantu perjuangan politik paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, relawan pendukung Prabowo-Sandi meluncurkan platf...
​Jokowi: Pilih Pemimpin yang Sudah Punya Pengalaman
News
Ribuan alumni Universitas Trisaksi menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI peri...
​Labor Institute: Perlu Regulasi Khusus Lindungi Pekerja Pers
News
Pemerintah diminta untuk membuat regulasi khusus untuk melindungi pekerja media, yang menjamin mereka bisa menjalankan pekerjaa...
​Jelang Pemilu, Website KPU Jadi Sasaran Ancaman Serius
News
Website Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran ancaman yang serius menjelang Pemilu 2019 mendatang. Bahkan ancaman tersebu...